Sabtu, 06 Jun 2026 - :
4 Jun 2026 - 07:58 | 33 Views | 1 Suka

Sehari Dicopot Prabowo, Dadan Hindayana Langsung Ditahan Kejagung

2 mnt baca

Inilahdata.com, JAKARTA – Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung), Rabu (3/6/2026). Penahanan tersebut menjadi sorotan publik karena terjadi hanya beberapa hari setelah Dadan menyelesaikan ibadah haji di Arab Saudi.

Dadan terlihat keluar dari Gedung Kejaksaan Agung mengenakan rompi tahanan berwarna merah muda dengan tangan terborgol sebelum dibawa menuju mobil tahanan. Penahanan itu terjadi sehari setelah dirinya dicopot dari jabatan Kepala BGN.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan jajaran pimpinan BGN. Pengumuman pergantian pejabat tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Selain Dadan, dua Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya, juga diberhentikan. Pemerintah menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru, sementara posisi wakil kepala diisi Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.

Penahanan Dadan semakin menarik perhatian karena berlangsung tidak lama setelah ia menunaikan ibadah haji yang telah dinantikannya selama 12 tahun. Dalam keterangannya kepada Media Center Haji di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Dadan mengungkapkan bahwa dirinya bersama sang istri mendaftar haji reguler sejak 5 Mei 2014.

“Kami mendaftar sejak 5 Mei 2014. Setelah menunggu sekitar 12 tahun, akhirnya tahun ini kami mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji,” ujar Dadan pada Minggu (31/5/2026).

Dadan berangkat melalui kelompok terbang (kloter) 27 embarkasi JKS Bekasi menggunakan kuota haji reguler. Selama berada di Tanah Suci, ia mengaku merasakan berbagai kemudahan dalam menjalani rangkaian ibadah.

Menurutnya, salah satu pengalaman paling berkesan terjadi saat prosesi lempar jumrah aqabah pada 10 Dzulhijah. Meski kondisi awal terlihat sangat padat, ia merasa dapat menjalani ibadah dengan lancar.

“Saat akan lempar jumrah terlihat sangat padat, tetapi ketika kami mendekat rasanya seperti ada jalan yang terbuka sehingga kami bisa menjalankan ibadah dengan lancar,” ungkapnya.

Ia juga mengaku memperoleh kesempatan memasuki Raudhah di Masjid Nabawi, Madinah, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Jeddah.

“Kami diberi kesempatan masuk ke Raudhah untuk berdoa sebelum melanjutkan perjalanan ke Jeddah,” tuturnya.

Semula Dadan dan istrinya dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 4 Juni 2026. Namun, ia memutuskan pulang lebih awal karena mengaku mendapat panggilan untuk menghadiri agenda kenegaraan bersama Presiden pada 2 dan 3 Juni.

“Karena ada agenda penting bersama Presiden pada 2 dan 3 Juni, saya diminta kembali lebih awal sehingga kami mencari penerbangan komersial agar bisa segera pulang,” kata Dadan.

Namun, setibanya di Tanah Air, situasi berubah drastis. Setelah dicopot dari jabatannya, Dadan kini harus menghadapi proses hukum di Kejaksaan Agung yang menyeret namanya ke dalam pusaran perhatian publik. (sat)

KURS

Akurat berbasis data Update berita disini ⬇️
Balapan GT World Challenge Europe (GTWCE) Endurance Cup di Sirkuit Monza, Italia, Minggu (31/5), dimulai dengan penuh drama. Kecelakaan beruntun sesaat setelah start bikin persaingan jadi nggak predictable sampai garis finish. Baca di www.inilahdata.com #inilahdata #gtworldchallenge
 photo

GALERY FOTO

GALERY VIDEO

PARTNER

ADVERTISING

Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%