Minggu, 31 Mei 2026 - :
28 Mei 2026 - 16:36 | 60 Views | 0 Suka

Rupiah Terkapar Saat Libur, Kurs Nyaris Tembus Rp17.900 per Dolar AS

2 mnt baca

Inilahdata.com – Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan tekanan serius saat perdagangan domestik masih libur memperingati Idul Adha. Dalam transaksi pasar luar negeri pada Rabu malam waktu Indonesia, rupiah sempat merosot hingga mendekati level psikologis Rp17.900 per dolar Amerika Serikat (AS), mempertegas tekanan yang tengah membayangi pasar keuangan nasional.

Berdasarkan data yang diperoleh, rupiah di perdagangan offshore sempat menyentuh posisi Rp17.892 per dolar AS pada pukul 23.59 WIB. Meski demikian, mata uang Garuda sedikit membaik menjelang penutupan dan berakhir di level Rp17.886 per dolar AS, atau terdepresiasi 0,25%.

Memasuki perdagangan Kamis pagi (28/5/2026) di pasar Non-Deliverable Forward (NDF), rupiah sempat bergerak datar sebelum mencatat penguatan tipis 0,22% ke posisi Rp17.846 per dolar AS pada pukul 06.02 WIB.

Tekanan ini datang setelah rupiah sebelumnya mencetak rekor pelemahan baru. Pada penutupan perdagangan terakhir sebelum libur panjang, Selasa (26/5/2026), rupiah ditutup di level Rp17.789 per dolar AS, posisi terlemah sepanjang sejarah.

Pada sesi perdagangan tersebut, rupiah bahkan beberapa kali memperdalam pelemahannya. Dibuka di level Rp17.749 per dolar AS, mata uang domestik terus tertekan hingga menyentuh Rp17.786 pada pagi hari dan kembali tergelincir ke Rp17.794 per dolar AS pada sore hari.

Walau aktivitas perdagangan resmi di dalam negeri terhenti sementara karena libur nasional, sejumlah bank besar tetap memperbarui kurs transaksi dolar AS. Beberapa di antaranya bahkan mematok harga jual di atas ambang Rp17.900 per dolar AS.

PT Bank OCBC NISP Tbk menetapkan kurs jual di level Rp17.963 per dolar AS. Sementara itu, PT Bank Danamon Indonesia Tbk memasang harga jauh lebih tinggi, yakni Rp19.250 per dolar AS.

Berikut pembaruan kurs di sejumlah bank nasional per Kamis (28/5/2026):

Bank Central Asia (BCA)
Kurs e-Rate: beli Rp17.730, jual Rp17.850 per dolar AS

Bank Negara Indonesia (BNI)
Harga spesial: beli Rp17.725, jual Rp17.825
TT Counter: beli Rp17.535, jual Rp17.835

OCBC NISP
Kurs uang kertas: beli Rp17.598, jual Rp17.963
TT: beli Rp17.598, jual Rp17.963

Bank Danamon
Kurs beli nasabah: Rp17.925
Kurs jual nasabah: Rp17.725

Bank Panin
Harga spesial: beli Rp17.700, jual Rp17.900
TT Counter: beli Rp17.700, jual Rp17.900

Lonjakan kurs jual di berbagai bank menjadi sinyal bahwa volatilitas rupiah masih tinggi. Pasar kini menanti arah kebijakan dan sentimen global yang dapat menentukan apakah tekanan terhadap rupiah akan berlanjut atau mulai mereda dalam beberapa hari ke depan. (**)

Penulis Berita

KURS

Akurat berbasis data Update berita disini ⬇️

GALERY FOTO

GALERY VIDEO

PARTNER

ADVERTISING

Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%