Sabtu, 12 Sep 2026 - :
17 Agu 2026 - 07:44 | 95 Views | 0 Suka

Purbaya, Teddy, dan Bahlil Puncaki Survei Kinerja Menteri Kabinet Prabowo

8 mnt baca

Inilahdata.com – Lembaga survei Indonesia Political Opinion (IPO) merilis temuan terbaru soal persepsi publik terhadap kinerja para menteri di Kabinet Prabowo Subianto, mencakup nama-nama mulai dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, hingga Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Survei bertajuk “Evaluasi Kebijakan Publik dan Stabilitas Sosial-Politik Nasional Periode Agustus 2026” itu, dikutip Minggu (16/8), menempatkan Purbaya Yudhi Sadewa di puncak daftar menteri dengan penilaian kinerja terbaik, yakni sebesar 42,8 persen.

Posisi berikutnya diisi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dengan 33,5 persen, disusul Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (32 persen) dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (30,9 persen).

Di jajaran menengah, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meraih 26,5 persen, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono 25,3 persen, Menteri Kebudayaan Fadli Zon 21,4 persen, dan Menteri Luar Negeri Sugiono 20,8 persen.

Sementara itu, penilaian terendah tercatat pada Menteri Agama Nasaruddin Umar (11 persen), Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (10,5 persen), Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid (6,1 persen), dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang hanya memperoleh 3 persen.

Temuan yang tak kalah menarik adalah besarnya proporsi responden yang enggan atau tidak mampu memberi penilaian. Dari seluruh responden, hanya 42,8 persen yang bersedia menilai kinerja menteri secara spesifik, sedangkan 57,2 persen sisanya mengaku sama sekali tidak tahu ketika diminta menyebut menteri berkinerja baik.

Selain unggul dalam penilaian kinerja, Purbaya juga tercatat sebagai sosok paling dikenal publik. Sebanyak 43,5 persen responden menyatakan mengetahui namanya, diikuti Teddy Indra Wijaya (41 persen), Bahlil Lahadalia (32,8 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (30,4 persen), dan Zulkifli Hasan (26,1 persen).

Nama-nama lain seperti Airlangga Hartarto tercatat memiliki tingkat pengenalan 25,5 persen, Muhaimin Iskandar 21,9 persen, Tito Karnavian 12,1 persen, Fadli Zon 8,7 persen, Nasaruddin Umar 7,5 persen, Amran Sulaiman 4,2 persen, dan Sugiono hanya 1 persen.

Sama seperti temuan soal kinerja, mayoritas responden 56,5 persen, mengaku tidak mengenal satu pun nama menteri yang ditanyakan.

Dari sisi metodologi, IPO menggunakan pendekatan multistage random sampling. Peneliti mula-mula menetapkan sejumlah kelurahan atau desa sebagai Primary Sampling Unit (PSU), lalu memilih lima rukun tetangga secara acak menggunakan random Kish grid paper di tiap wilayah sampel.

Dari setiap RT dipilih dua keluarga, dan dari masing-masing keluarga diambil satu responden yang memenuhi syarat usia minimal 17 tahun atau sudah menikah, dengan komposisi gender berimbang 50:50.

Survei ini melibatkan 1.200 responden dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error 2,9 persen, hasil perhitungan rumus Cochran/Slovin yang dibulatkan ke atas.

Dari sisi demografi, sebaran usia responden terdiri dari Gen Z 20 persen, milenial 33 persen, Gen X 22 persen, dan generasi boomer 25 persen, dengan 59 persen berdomisili di desa dan sisanya di kota.

Secara geografis, mayoritas responden berasal dari Pulau Jawa, Jawa Barat menyumbang proporsi terbesar sebesar 18,5 persen, disusul Jawa Tengah (16,9 persen) dan Jawa Timur (15,5 persen).

Sementara sisanya tersebar di Sumatera, Bali-Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua dengan proporsi yang relatif kecil di masing-masing wilayah. (**)

Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H — InilahData.com
PERINGATAN NASIONAL
1448 H
MEMPERINGATI
MAULID NABI
MUHAMMAD صلى الله عليه وسلم
RABIUL AWAL
12
RABIUL AWAL
1448 HIJRIAH
SELASA, 25 AGUSTUS 2026
Cinta kepada Rasul, Teladan Akhlak,
Rahmat bagi Semesta Alam.
Selamat Memperingati Maulid Nabi.
<div class=" quote"="">“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.”
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%