
Inilahdata.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai dampak erupsi Gunung Anak Krakatau terhadap roda perekonomian nasional tidak signifikan.
Menurutnya, meski abu vulkanik dari letusan tersebut telah memaksa delapan bandara ditutup dan 1.558 penerbangan dibatalkan, laju pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2026 diyakini tidak akan anjlok tajam.
“Dari ekonomi harusnya sih ada gangguan sedikit, tapi enggak akan sampai memperlambat ekonomi secara signifikan,” tegas Purbaya di kawasan Gedung DPR, Jakarta, Senin (7/9/2026).
Purbaya juga menepis kekhawatiran bahwa rentetan bencana alam yang melanda Indonesia belakangan ini akan membebani kebutuhan belanja dalam APBN 2026 maupun menggerus penerimaan negara secara drastis.
Ia menegaskan realisasi APBN 2026 hingga saat ini masih berada dalam kondisi terkendali, bahkan tetap mampu menopang percepatan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III dan IV tahun ini.
“Jadi dari anggaran enggak ada masalah, malah kita genjot kuartal III dan IV,” papar Purbaya.
Di luar keyakinannya soal ketahanan fiskal dan ekonomi tersebut, Purbaya menyampaikan imbauan yang lebih personal kepada masyarakat Indonesia, agar bersama-sama memanjatkan doa supaya rentetan bencana alam yang terjadi belakangan ini segera berakhir.
“Kita semua ke depan berdoa supaya enggak ada bencana lagi, enggak berhenti-berhenti nih bencana. Tapi anggaran yang penting aman, ekonomi aman meski gunung meletus, banjir, gempa. Kurang doa barangkali kita ya,” tegas Purbaya. (**)
Halaman : 1 2