Sabtu, 12 Sep 2026 - :
22 Agu 2026 - 08:52 | 74 Views | 0 Suka

Pemerintah Buka Peluang Kaji Ulang Desil DTSEN, Airlangga: Tunggu Saja

8 mnt baca

Inilahdata.com – Pemerintah membuka kemungkinan untuk meninjau ulang cara penentuan desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, langkah pengkajian tersebut baru bisa dilakukan setelah Badan Pusat Statistik (BPS) merampungkan Sensus Ekonomi 2026 yang saat ini masih berjalan.

“Itu kan (desil) di BPS. BPS sedang melakukan sensus ekonomi. Kami tunggu saja sensus ekonominya,” kata Airlangga di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Ia menegaskan, sistem pengelompokan desil pada dasarnya identik dengan skala persentase 0% sampai 100%, sehingga secara matematis tidak mungkin ditambah jumlah tingkatannya.

“Desil itu selalu sampe 10, sama seperti 0% – 100%. Kan tidak mungkin 0% – 120%. Kalau Desil 12 itu 120% nanti,” ujarnya.

Penentuan desil, yang menjadi ukuran tingkat kesejahteraan keluarga, dilakukan secara nasional oleh BPS melalui pengolahan data sosial ekonomi masyarakat.

Saat ini BPS tengah menjalankan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), yang berlangsung sejak 1 Mei hingga 31 Agustus 2026.

Isu penentuan desil sempat ramai diperbincangkan warganet di media sosial. Tidak sedikit yang mengeluhkan penghasilan mereka yang dirasa tidak tinggi.

Namun justru masuk kategori desil 9 atau bahkan desil 10, kelompok yang seharusnya mencerminkan tingkat kesejahteraan tertinggi.

Persoalan ini menjadi sensitif karena desil dijadikan tolok ukur berbagai kebijakan, mulai dari penentuan penerima bantuan sosial hingga wacana teranyar pemerintah soal pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Berdasarkan penjelasan di laman resmi cekbansos.kemensos.go.id, desil merupakan kelompok kesejahteraan keluarga yang diukur dari sejumlah variabel sosial ekonomi.

Variabel tersebut mencakup keterangan individu seperti pekerjaan dan pendidikan, keterangan perumahan seperti kondisi rumah dan daya listrik terpasang, hingga kepemilikan aset.

Secara keseluruhan terdapat 10 desil, dan masing-masing kelompok berisi 10% dari total keluarga di Indonesia. Desil 1 menampung keluarga dengan tingkat kesejahteraan 10% terbawah, sementara desil 10 menampung keluarga dengan tingkat kesejahteraan 10% teratas.

Dengan kata lain, semakin tinggi angka desil suatu keluarga, semakin tinggi pula tingkat kesejahteraan yang dinilai melekat pada keluarga tersebut. (**)

Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H — InilahData.com
PERINGATAN NASIONAL
1448 H
MEMPERINGATI
MAULID NABI
MUHAMMAD صلى الله عليه وسلم
RABIUL AWAL
12
RABIUL AWAL
1448 HIJRIAH
SELASA, 25 AGUSTUS 2026
Cinta kepada Rasul, Teladan Akhlak,
Rahmat bagi Semesta Alam.
Selamat Memperingati Maulid Nabi.
<div class=" quote"="">“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.”
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%