Jumat, 06 Nov 2026 - :
2 Nov 2026 - 19:38 | 47 Views | 0 Suka

Laporan IMF Oktober 2026: PDB per Kapita Vietnam Lampaui Indonesia

8 mnt baca

Inilahdata.com – Vietnam diproyeksikan melampaui Indonesia dalam produk domestik bruto (PDB) per kapita pada 2026 dan sekaligus naik ke peringkat kelima di ASEAN.

Proyeksi ini tercantum dalam laporan International Monetary Fund (IMF) edisi Oktober 2026 yang dikutip VnExpress, Jumat (30/10/2026).

Menurut IMF, PDB nominal per kapita Vietnam tahun ini mencapai 5.259 dolar AS (sekitar Rp95 juta). Angka itu naik 8,9 persen dari 4.829 dolar AS (sekitar Rp87 juta) pada 2025.

Indonesia diperkirakan berada di 5.153 dolar AS (sekitar Rp93 juta), hanya tumbuh 1,5 persen dari 5.078 dolar AS (sekitar Rp92 juta) tahun lalu.

Artinya, Vietnam yang pada 2025 masih tertinggal sekitar 250 dolar AS (Rp4,5 juta) dari Indonesia, diperkirakan berbalik unggul tahun ini.

Jika proyeksi terwujud, Vietnam menempati posisi kelima di ASEAN, di bawah Singapura, Brunei, Malaysia, dan Thailand. Indonesia turun ke urutan keenam.

IMF memperkirakan keunggulan Vietnam berlanjut pada 2027, yakni 5.659 dolar AS (sekitar Rp102 juta) berbanding 5.550 dolar AS (sekitar Rp100 juta) untuk Indonesia.

Meski begitu, pergeseran peringkat per kapita tidak membuat Vietnam menjadi ekonomi terbesar di Asia Tenggara.

Indonesia tetap terbesar, dengan total PDB 2026 diproyeksikan 1,48 triliun dolar AS (sekitar Rp26 kuadriliun), hampir tiga kali lipat Vietnam yang diperkirakan 542 miliar dolar AS (sekitar Rp9 kuadriliun).

Pertumbuhan Vietnam Melesat

Salah satu pendorong naiknya PDB per kapita Vietnam adalah pertumbuhan ekonominya yang kuat.

Pada kuartal III-2026, ekonomi Vietnam tumbuh 9,95 persen secara tahunan, laju kuartalan tercepat dalam empat tahun. Selama sembilan bulan pertama 2026, pertumbuhannya 9,01 persen.

Menurut Vietnam Economic Times, itu yang tertinggi untuk periode sembilan bulan dalam 15 tahun terakhir.

Pemerintah Vietnam menargetkan pertumbuhan minimal 10 persen pada 2026, sedangkan IMF memproyeksikan 8,4 persen.

Sebagai pembanding, IMF memperkirakan ekonomi Indonesia tumbuh 5,1 persen tahun ini, dan laju pertumbuhan Indonesia disebut masih berkisar 5 persen.

Peneliti senior Institute of Developing Economies (IDE) Jepang, Mai Fujita, menyebut investasi publik pemerintah Vietnam ikut menopang pertumbuhan.

Vietnam mengalokasikan 1,014 kuadriliun dong (sekitar Rp714 triliun) untuk investasi publik 2026.

Hingga sembilan bulan pertama, realisasinya sekitar 661,8 triliun dong (sekitar Rp466 triliun), naik 19 persen secara tahunan dan mencapai 59,9 persen dari rencana setahun.

Proyek jalan tol, bandara, dan infrastruktur lain sedang dibangun di berbagai daerah.

Investasi Asing dan Ekspor

Arus modal asing dan ekspor juga menjadi penggerak. Realisasi investasi asing langsung (FDI) Vietnam selama sembilan bulan pertama 2026 mencapai 21,07 miliar dolar AS (sekitar Rp382 triliun), naik 12,1 persen dan tertinggi dalam lima tahun untuk periode sama.

FDI terdaftar melonjak 76,4 persen menjadi 50,36 miliar dolar AS (sekitar Rp914 triliun). Ekspor barang pada Januari-September 2026 mencapai 434,3 miliar dolar AS (sekitar Rp7,8 kuadriliun), naik 24,5 persen.

Pertumbuhan ini juga dikaitkan dengan menguatnya peran Vietnam di manufaktur berteknologi tinggi, termasuk semikonduktor dan elektronik.

Proyeksi hingga 2030

IMF memperkirakan PDB per kapita Vietnam mencapai 7.105 dolar AS (sekitar Rp129 juta) pada 2030, naik 35,1 persen dari proyeksi 2026. Indonesia diperkirakan 6.944 dolar AS (sekitar Rp126 juta).

Selisih kedua negara pun melebar dari 106 dolar AS (Rp1,9 juta) pada 2026 menjadi 161 dolar AS (Rp2,9 juta) pada 2030.

Vietnam sendiri menargetkan sekitar 8.500 dolar AS (sekitar Rp154 juta) pada 2030, setara PDB per kapita Thailand saat ini.

Fujita mengingatkan bahwa selain investasi infrastruktur yang mendorong pertumbuhan jangka pendek, Vietnam perlu memperhatikan faktor jangka panjang, terutama pengembangan sumber daya manusia dan inovasi teknologi. (**)

Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%