Rabu, 28 Okt 2026 - :
17 Okt 2026 - 12:56 | 56 Views | 0 Suka

KPK Endus Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB Sejak 2025, Aset Puluhan Miliar Disita

8 mnt baca
Konferensi pers di Gedung KPK, JakartaJumat, 16 Oktober 2026
20222023202420252026Sep 2026 Dokumen BNPB diperiksa Perkara dibatasi Jendela perkara KPK menyempit seiring waktu
Penyelidikan bermula dari pemeriksaan dokumen BNPB sejak 2022Perkara dibatasi mulai 2025 karena waktu penanganan terbatasDugaan penyelewengan dana siap pakai berlangsung hingga September 2026
5,47
miliar rupiah barang bukti disita KPKdalam penyelidikan dugaan korupsi dana siap pakai di BNPB, sebagian besar milik seorang PPK

Dana yang semestinya hanya dipakai saat darurat bencana diduga diselewengkan dalam beberapa bencana sejak 2025.

Bencana pakai DSP 11 kejadian
OTT Selasa, 13 Oktober
Tersangka belum diumumkan
Rincian sitaan Rp5,47 miliar
Uang tunai dalam tiga mata uangRp3,61 miliar
Aset kriptoRp1,1 miliar
Tabungan emas 192 gramRp452 juta
Kepingan emas 133 gramRp315,8 juta
RupiahRp3,35 MBagian uang tunai dalam rupiah
Dolar ASUS$7.500Bagian uang tunai dalam dolar
Dolar SingapuraSGD9.000Bagian uang tunai dalam dolar Singapura
Tiga kelompok bencana, 11 kejadian
Kebakaran hutan dan lahan

Karhutla di Kalimantan menjadi salah satu yang disorot.

Didalami: karhutla tahun ini
Banjir dan cuaca ekstrem

Banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Didalami: banjir Sumatra akhir 2025
Bencana geologi

Gempa bumi di Maluku Utara berkekuatan magnitudo 7,6.

Yang akan ditelusuri KPK
Aset sitaan, yang ditemukan di beberapa tempat termasuk kotak simpanan di dua bank berbeda.
Dugaan pihak lain yang ikut diuntungkan, seperti atasan GPS dan pihak swasta.
Penetapan tersangka yang belum rampung, dengan batas kepastian hukum 1×24 jam bagi pihak yang terjaring OTT.
Kutipan

“Kami akan dalami apakah DSP dalam bencana Banjir Sumatra pada akhir 2025 dan kebakaran hutan dan lahan tahun ini diselewengkan.”

Achmad Taufik Husein, Plt Direktur Penyidikan KPK

“Aset sitaan tersebut didapatkan di beberapa tempat, termasuk kotak simpanan di dua bank berbeda. Uang tunai lebih banyak didapatkan di Saudara GPS.”

Achmad Taufik Husein

“Penelusuran aset itu jadi bahan proses penyidikan ke depan.”

Achmad Taufik Husein

Penyidik kini menelusuri ke mana aset itu mengalir dan siapa lagi yang diuntungkan dari dana kedaruratan bencana.

Inilahdata.com
Sumber: Keterangan Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jumat (16/10/2026)
Penulis Berita

Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%