Kapal patroli PSDKP Batam menggagalkan upaya penyelundupan 16 orang ke Malaysia, termasuk seorang balita, di perairan Lagoi, Bintan. Tiga awak speedboat diamankan, sementara satu orang yang diduga nakhoda kabur dengan melompat ke laut.
16 orang yang hendak diselundupkan: 15 migran dan 1 balita
3 orang diduga ABK speedboat
1 orang diduga nakhoda, melompat ke laut (ilustrasi)
16
Orang digagalkan penyelundupannya, termasuk satu balita
3
ABK diamankan dan diperiksa Polda Kepri
1
Diduga nakhoda, kabur ke laut dan belum tertangkap
Jalannya penangkapan
Speedboat tanpa nama melaju menuju Malaysia lewat perairan Lagoi, Bintan.
Tim patroli mengejar dan melepas tembakan peringatan beberapa kali.
Speedboat berhenti. Dari dalamnya terdengar tangisan balita.
Petugas mengamankan 15 migran, 1 balita, dan 3 ABK. Satu orang yang diduga nakhoda melompat ke laut.
Keterangan petugas
Penangkapan migran ilegal Indonesia atau people smuggling dari Indonesia ke Malaysia terjadi pada Sabtu (26/9) lalu.
Muslani, Katimja Sarpras dan Operasi Kapal Pengawas PSDKP Batam
Ini diduga melarikan diri dengan cara meloncat ke laut. Sehingga tim patroli kehilangan jejak.
Muslani, soal orang yang diduga nakhoda speedboat
Penanganan setelah penangkapan
16 orang
Diserahkan ke Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepri.
3 ABK
Diserahkan ke Polda Kepri untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dari satu speedboat, 19 orang berhasil diamankan. Nakhoda yang diduga mengendalikan kapal masih lolos.
Inilahdata.com
Sumber: Keterangan Katimja Sarpras dan Operasi Kapal Pengawas PSDKP Batam, Muslani, Jumat (9/10/2026)