Rabu, 29 Jul 2026 - :
19 Jul 2026 - 01:27 | 88 Views | 0 Suka

Kebebasan Akademik Indonesia Anjlok 56%, Masuk 15 Besar Dunia

16 mnt baca
NICARAGUA -95% / MYANMAR -94% / AFGHANISTAN -83% / TÜRKIYE -68% / INDIA -66% / AMERIKA SERIKAT -57% / INDONESIA -56% / PERINGKAT AS 27 → 116 /
Academic Freedom Index · Skor Kebebasan Akademik Dunia
67%
Negara Dunia Alami Penurunan, 2015-2025
Ruang gerak akademisi menyempit di sebagian besar dunia dalam satu dekade terakhir – dari kampus di negara berkonflik hingga universitas papan atas di negara maju, tak terkecuali Indonesia.
Terbuka2015
Terkekang2025
Skor Indonesia 2015 → 2025
0,74→0,33
Turun ±56%, peringkat ke-15 dunia
Peringkat Global Amerika Serikat
27→116dunia
Otonomi kampus turun dari 3,3 ke 1,7
Negara Penurunan Signifikan
34negara/wilayah
Menurut pembaruan resmi AFI 2025
Kasus Pembungkaman Kampus RI
86kasus
2019 – pertengahan 2025, riset TII
15 Negara dengan Penurunan Tertajam
Nicaragua
-95%
Myanmar
-94%
Afghanistan
-83%
El Salvador
-80%
Chad
-76%
Palestina/Gaza
-72%
Türkiye
-68%
Mali
-67%
Belarus
-67%
India
-66%
Indonesia
-56%
Kemerosotan otonomi kelembagaan kampus di Amerika Serikat digambarkan sebagai “kasus deteriorasi yang cepat dan tajam” oleh laporan Academic Freedom Index.
Laporan AFI 2025 — V-Dem Institute & FAU Erlangen-Nürnberg
Potret Domestik — 86 Kasus di Kampus RI
Sebaran Korban Dugaan Pembungkaman (2019 – Jul 2025)
44
18
12
12
Mahasiswa (44) Lembaga Kemahasiswaan (18) Dosen (12) Lainnya (12)
“Catatan studi TII tersebut juga sejalan dengan Indeks Kebebasan Akademik…”
Adinda Tenriangke Muchtar — Direktur Eksekutif TII

Ironisnya, pelaku pembungkaman paling banyak justru datang dari pejabat kampus sendiri (42 kasus), disusul aparat penegak hukum (25 kasus) — bukan pihak luar kampus.

Mengapa Ini Penting
Talenta Global
Kampus dengan iklim terbuka lebih mudah menarik periset dan mahasiswa internasional.
Arah Riset
Tekanan politik berpotensi menggeser topik penelitian yang berani dipilih akademisi.
Peluang Publikasi
Ruang aman untuk mempublikasikan temuan yang kritis ikut mengecil.
Daya Saing Ekonomi
Negara yang mengandalkan inovasi berisiko kehilangan daya saing jangka panjang.
1
Penurunan kebebasan akademik bersifat global, bukan kasuistik. 67% negara dunia mengalami kemerosotan sepanjang 2015-2025, dan skor Indonesia anjlok 56% – masuk 15 besar penurunan tertajam.
2
Negara maju tidak kebal. Amerika Serikat merosot dari peringkat ke-27 ke-116 dunia, dengan otonomi kampusnya digambarkan mengalami deteriorasi yang cepat dan tajam.
3
Tekanan domestik datang dari dalam kampus sendiri. Dari 86 kasus pembungkaman akademik di Indonesia sejak 2019, pelaku terbanyak justru pejabat kampus, bukan pihak eksternal.
Sumber
Academic Freedom Index — V-Dem Institute & FAU Erlangen-Nürnberg, via Our World in Data · Volkswagen Stiftung · Visual Capitalist · Scientific American · The Indonesian Institute (TII)
Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Juli 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%