Inilahdata.com – Bareskrim Polri akan menindaklanjuti informasi dan pengaduan soal dugaan pelanggaran pidana di pasar modal. Penyidik lebih dulu akan mengumpulkan alat bukti sebelum menempuh langkah hukum.
“Kami dari Polri tentunya akan menurunkan tim dari Bareskrim Polri sesuai dengan informasi dan pengaduan yang kami dapatkan, adanya dugaan pelanggaran maupun tindak pidana pasar modal,” kata Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Suyudi menegaskan, langkah hukum akan bertumpu pada alat bukti yang dihimpun penyidik demi kepastian hukum bagi pasar modal.
“Dan tentunya dengan alat bukti yang kami akan kumpulkan, kami akan melakukan tindakan yang tegas dalam rangka memberikan kepastian hukum terkait dengan permasalahan di dunia pasar modal ini,” ujarnya.
Pernyataan itu muncul saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus tertekan pada sesi kedua perdagangan Jumat. Seluruh sektor saham berada di zona merah.
Menurut data RTI pukul 14.29 WIB, IHSG turun 11,02% ke level 5.217, sedangkan indeks LQ45 melemah 12,93% ke 513,46. Semua indeks acuan ikut tertekan.
Pada sesi kedua, IHSG sempat menyentuh titik tertinggi 5.404,50 dan terendah 5.193,22. Sebanyak 781 saham melemah, sembilan menguat, dan satu stagnan.
Frekuensi perdagangan mencapai 1.689.449 kali dengan volume 58,1 miliar saham dan nilai transaksi harian Rp21,6 triliun. Kurs dolar AS terhadap rupiah berada di kisaran 18.000.
Seluruh sektor ikut tergerus. Sektor basic mencatat koreksi terdalam, 13,17%. Infrastruktur merosot 12,96%, energi 11,89%, industri 11,49%, dan konsumer siklikal 10,69%.
Sektor kesehatan turun 10,19%, transportasi 9,8%, properti 9,73%, konsumer nonsiklikal 9,4%, keuangan 9,18%, dan teknologi 7,12%.
Di level saham, CLEO turun 8,37% ke Rp394 per saham setelah dibuka di Rp398 dari penutupan sebelumnya Rp430.
Harga tertingginya Rp412 dan terendah Rp368, dengan frekuensi 2.840 kali, volume 297.056 saham, dan nilai transaksi Rp11,8 miliar.
Adapun DSSA berada di harga Rp715 per saham, dengan harga tertinggi dan terendah sama-sama Rp715. Frekuensinya 9.311 kali, volume 3.880.863 saham, dan nilai transaksi Rp334,5 miliar. (**)
Halaman : 1 2