Sabtu, 12 Sep 2026 - :
6 Sep 2026 - 17:27 | 522 Views | 2 Suka

Empat Gunung Api Meletus Bersamaan, Indonesia Waspada Erupsi Serentak

9 mnt baca

Inilahdata.com – Pagi yang biasanya berjalan tenang di sejumlah wilayah Indonesia berubah menjadi waspada pada Minggu (6/9/2026).

Empat gunung berapi di empat penjuru berbeda tercatat meletus dalam rentang waktu yang berdekatan: Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Gunung Semeru di Jawa Timur, Gunung Ibu di Maluku Utara, dan Gunung Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur.

Aktivitas vulkanik dari empat titik yang terpisah pulau ini terpantau nyaris berbarengan sepanjang Minggu pagi. Hingga pukul 09.00 WIB, laporan pemantauan menyebutkan keempat gunung tersebut sama-sama tercatat aktif meletus pada hari yang sama.

Di Selat Sunda, Gunung Anak Krakatau kembali menunjukkan aktivitasnya sejak dini hari. Letusan itu memunculkan suara dentuman dan gemuruh yang menurut warga terdengar hingga ke sejumlah wilayah di sekitarnya.

Dampaknya tidak berhenti di darat, sebaran abu vulkanik dari letusan ini turut mengganggu operasional penerbangan, termasuk di Bandara Soekarno-Hatta.

Sementara itu, Gunung Semeru di Jawa Timur meletus pada pukul 07.51 WIB dengan kolom abu yang teramati menjulang sekitar 1.000 meter di atas puncak.

Getaran akibat letusan ini terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 23 milimeter dan berlangsung sekitar 102 detik.

Semeru saat ini masih berstatus Level III atau Siaga, dan warga diimbau mewaspadai ancaman awan panas, guguran lava, lontaran batu pijar, hingga aliran lahar.

Di kawasan timur Indonesia, Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, tercatat erupsi pada pukul 10.04 WIT.

Menurut data yang dihimpun MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu diperkirakan mencapai 600 meter di atas puncak, atau sekitar 1.925 meter di atas permukaan laut.

Warna abu yang teramati berkisar dari putih hingga kelabu, dengan intensitas sedang sampai tebal dan condong bergerak ke arah utara.

Getaran letusan terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 28 milimeter, berdurasi sementara sekitar 44 detik, dan saat laporan ini disusun, erupsinya bahkan masih berlangsung.

Gunung Ibu kini berada pada Level II atau Waspada, dengan imbauan agar warga dan wisatawan tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif, termasuk perluasan sektoral hingga 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di sisi utara.

Erupsi keempat terjadi di Gunung Ili Lewotolok, Kabupaten Lembata, NTT. Badan Geologi melaporkan letusan terjadi sekitar pukul 06.11 WITA dengan kolom abu setinggi kurang lebih 400 meter di atas puncak, berwarna kelabu, berintensitas tebal, dan bergerak ke arah barat.

Belakangan, laporan lain menyebutkan kolom abu dari gunung ini sempat teramati mencapai sekitar 600 meter.

Masyarakat di sekitar kawasan diminta mengikuti rekomendasi PVMBG dan menjauhi zona yang telah ditetapkan sebagai kawasan rawan bencana.

Meski keempatnya sama-sama meletus di hari yang sama, itu tidak berarti tingkat bahayanya seragam.

Status masing-masing gunung ditetapkan berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental yang dilakukan PVMBG, dan bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan aktivitas vulkanik di lapangan.

Otoritas terkait mengimbau warga yang tinggal di sekitar kawasan gunung api untuk terus mengikuti informasi resmi, serta tidak melakukan aktivitas di zona-zona yang telah ditetapkan sebagai kawasan rawan bencana.

Pembaruan status dan rekomendasi keselamatan dapat terus dipantau melalui kanal resmi MAGMA Indonesia dan PVMBG. (**)

Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H — InilahData.com
PERINGATAN NASIONAL
1448 H
MEMPERINGATI
MAULID NABI
MUHAMMAD صلى الله عليه وسلم
RABIUL AWAL
12
RABIUL AWAL
1448 HIJRIAH
SELASA, 25 AGUSTUS 2026
Cinta kepada Rasul, Teladan Akhlak,
Rahmat bagi Semesta Alam.
Selamat Memperingati Maulid Nabi.
<div class=" quote"="">“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.”
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%