
Mengenakan jas almamater biru Universitas Dian Nusantara, tetapi mengaku bukan mahasiswanya. Ia hadir atas undangan sebuah komunitas dan menerima bayaran.
Memakai almamater berlogo lama Bina Sarana Informatika. Ia menegaskan bukan mahasiswa aktif UBSI dan menerima jas itu dari orang tidak dikenal.
Kedua peserta meminta maaf. Pihak mahasiswa UBSI Dewi Sartika menegaskan tindakan dan pernyataan yang bersangkutan tidak mewakili sikap institusi.
Hadir sebagai undangan dengan informasi yang baru diterima malam sebelum acara. Ia tidak terlibat menyusun acara dan membantah mengatur kemunculan merek tertentu.
Logo pada water barrier disebut fasilitas pengaturan lalu lintas setempat, bukan kemitraan atau sponsorship kegiatan.
Meminta maaf kepada masyarakat, menegaskan Raffi Ahmad dan Willie Salim hadir atas undangan penyelenggara, dan menjadikan kritik bahan evaluasi internal.
“Saya di sini hendak mengklarifikasi bahwa saya bukan mahasiswa Universitas Dian Nusantara.”
“Saya tidak terlibat dalam perencanaan maupun penyusunan acara.”
“Atas nama Polda Metro Jaya, kami meminta maaf kepada seluruh masyarakat.”
Polemik bermula dari jas almamater yang tidak sesuai dengan status pemakainya, lalu berujung pada klarifikasi dan permohonan maaf.
Halaman : 1 2