Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pastikan setoran PNBP energi dan tambang bakal melampaui target Rp136,18 triliun di akhir 2026, ditopang tren migas dan minerba yang terus menguat.
Capaian PNBP Sektor ESDM 2026
Rp136,18 T
Target APBN 2026
Rp96,26 T
Realisasi per Juli
70,69%
Rasio Capaian
Bahlil menyebut capaian ini menjadi dasar keyakinannya bahwa target PNBP minerba maupun migas akan terlampaui pada akhir tahun.
Arah Berlawanan: Minerba vs Migas
Minerba (Jan–Apr)
Rp48,95 T
▲ 6,21% yoy
Penyumbang utama PNBP ESDM, tumbuh stabil dibanding periode sama tahun lalu.
Migas (Februari)
Rp11,1 T
▼ 36,3% yoy
Tertekan penurunan ICP dan lifting, baru capai 9,5% dari target APBN 2026.
Progres Realisasi Menuju Target Akhir Tahun
Target APBN 2026
Rp136,18 T
Realisasi per Juli 2026
Rp96,26 T
Minerba Jan–Apr 2026
Rp48,95 T
Harga minyak dunia yang cenderung naik disebut ikut mendongkrak setoran PNBP dari sektor hulu migas.
Lini Masa Pernyataan
Rabu, 11 Maret 2026
Wamenkeu Suahasil Nazara ungkap PNBP migas Februari terkontraksi 36,3% akibat penurunan ICP dan lifting.
Akhir Pekan, Mei 2026
Bahlil tegaskan kenaikan penerimaan harus tetap akuntabel dan transparan lewat pernyataan resmi.
Selasa, 11 Juni 2026
Bahlil dan Dirjen Migas Laode Sulaeman pastikan target PNBP ESDM akan terlampaui di Kantor Kemenkeu.
Insya Allah target PNBP dari sektor minerba maupun dari migas di akhir tahun pasti akan lebih. Udah, saya pastikan pasti akan lebih.
Bahlil Lahadalia — Menteri ESDM
1
Bahlil pastikan PNBP energi dan tambang bakal lampaui target Rp136,18 triliun APBN 2026, setelah realisasi Juli tembus Rp96,26 triliun.
2
Subsektor minerba tumbuh 6,21% yoy menjadi Rp48,95 triliun pada Januari–April, sementara migas tertekan -36,3% yoy di Februari akibat ICP dan lifting yang melemah.
3
Dirjen Migas Laode Sulaeman sebut kenaikan harga minyak dunia berpotensi mendongkrak lebih jauh setoran PNBP dari hulu migas hingga akhir tahun.
Sumber
Sumber: Pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Dirjen Migas Laode Sulaeman di Kantor Kementerian Keuangan, Selasa (11/6/2026); pernyataan resmi Kementerian ESDM; konferensi pers APBNKita Edisi Maret 2026 oleh Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Rabu (11/3/2026).