EKONOMI & PERBANKAN · OTORITAS JASA KEUANGAN
Indonesia
Senin, 7 September 2026
OJK mencatat penyaluran kredit perbankan tumbuh 13,58% menjadi Rp9.135 triliun pada Juli 2026, terakselerasi dari bulan sebelumnya, ditopang kredit investasi dan segmen korporasi.
0%
PERTUMBUHAN KREDIT
JULI 2026 (YOY)
JENIS PENGGUNAANPertumbuhan Kredit per Kategori
PERNYATAANDian Ediana Rae, Anggota Dewan Komisioner OJK
“Berdasarkan kategori debitur, kredit dengan pertumbuhan tertinggi ialah kredit korporasi yang tumbuh 22,1%. Sedangkan kredit UMKM hanya tumbuh 1,62%.”
OJK
Konferensi Pers RDK Bulanan, 7 September 2026
KATEGORI DEBITUR & KEPEMILIKANSegmen dengan Laju Tercepat
Kredit Korporasi +22,1%
Kredit UMKM +1,62%
Bank BUMN +16,95%
BNPLBaki Debet Paylater dalam SLIK
Rp31,56 T0,35% dari total kredit
Tumbuh 31,22%, melambat dari 33,54% pada bulan sebelumnya, dengan 33,50 juta rekening aktif tercatat.
DANA PIHAK KETIGAPertumbuhan per Instrumen
PERNYATAANOJK, soal Pertumbuhan DPK
“Pertumbuhan tertinggi pada deposito sebesar 13,13%, diikuti giro dan tabungan masing-masing 11,81% dan 8,37%.”
OJK
Konferensi Pers RDK Bulanan, 7 September 2026
KESEHATAN PERBANKANLikuiditas, Kualitas Aset & Permodalan
AL/NCD
102,45%
Rasio alat likuid terhadap non-core deposit.
NPL Gross / Net
2,1% / 0,81%
Kualitas kredit tetap terjaga.
ROA
2,45%
Turun tipis dari 2,47% bulan sebelumnya.
CAR
23,84%
Buffer permodalan perbankan kuat.
Secara umum, akselerasi kredit dan DPK pada Juli 2026 berjalan beriringan dengan likuiditas yang memadai dan permodalan bank yang tetap kokoh.
INILAHDATA.COM
Sumber: Konferensi Pers Hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan OJK, Senin (7/9/2026).