Dinas Pendidikan Papua: 152.319 Anak Masuk Kategori Anak Tidak Sekolah
SEBARAN ZONASI ATS PAPUA (DATA 2023)
🎓
MAMBERAMO RAYA, SUPIORI & SARMI ZONA TERTINGGI
DIBAHAS BERSAMA DINAS PENDIDIKAN, UNICEF & BAPPERIDA, RABU (2/9)
152.319
Anak Tidak Sekolah (2023)
3 Kabupaten
Zona ATS Tertinggi
Paket A–C
Jalur Kesetaraan Kembali Sekolah
Dinas Pendidikan Provinsi Papua mencatat 152.319 anak masuk kategori Anak Tidak Sekolah (ATS) berdasarkan data 2023, dengan Mamberamo Raya, Supiori, dan Sarmi sebagai zona dengan angka tertinggi, sementara data ini masih perlu divalidasi sebelum program penanganan disusun.
PERNYATAANMarthen Medlama, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua
“Saya sudah sampaikan kepada UNICEF dalam diskusi yang dilakukan, untuk datanya dipastikan. Data yang masuk dalam kategori anak tidak sekolah seperti apa… termasuk data valid dan invalid.”
MM
Marthen Medlama
Kepala Dinas Pendidikan Papua
TIGA LANGKAHStrategi Awal Penanganan ATS Papua
01
Validasi Data Jadi Prioritas
Batas usia dan status valid/invalid data ATS akan diperjelas lebih dulu bersama UNICEF.
02
Perpres No. 3/2026 Jadi Payung
Penanganan ATS dijalankan sejalan dengan Perpres tentang pencegahan anak tidak sekolah.
03
Perkuat Literasi & Numerasi
Pusat literasi dan numerasi di masyarakat akan mendapat dukungan pembiayaan pemerintah.
PERNYATAANMarthen Medlama, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua
“Anak-anak kita yang tidak sekolah, sudah putus sekolah, kita masukkan mereka untuk mengikuti Paket A, Paket B, Paket C. Proses belajarnya berjalan, lalu mereka bisa ikut ujian sehingga bisa mendapatkan pendidikan di perguruan tinggi.”
MM
Marthen Medlama
Kepala Dinas Pendidikan Papua
AKAR MASALAHFaktor Penyebab ATS: Kota vs Kampung
WILAYAH PERKOTAAN
Lingkungan & Pergaulan Dominan
Pengaruh pergaulan jadi faktor utama, ditambah pengawasan orang tua yang perlu diperkuat.
WILAYAH KAMPUNG
Geografis & Ekonomi Keluarga
Anak kerap diajak orang tua berburu atau bekerja di kebun sehingga pendidikan terabaikan.
LANGKAH LANJUTAN
Pemetaan & Mitigasi Bersamaan
Validasi data ATS didorong berjalan beriringan dengan mitigasi faktor penyebabnya.
PERNYATAANMarthen Medlama, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua
“Di daerah perkampungan, misalkan orang tua mengajak anak pergi berburu atau bekerja di kebun. Jadi anak-anak tidak bersekolah dengan baik, sedangkan usia mereka berjalan terus.”
MM
Marthen Medlama
Kepala Dinas Pendidikan Papua
Pemerintah Provinsi Papua berharap validasi data yang matang, dipadu penguatan pusat literasi dan jalur kesetaraan Paket A-C, dapat membuka kembali akses pendidikan bagi ribuan anak yang selama ini berada di luar bangku sekolah.