Bakom RI menyiapkan pembaruan bersama Kementerian Pendidikan dan Kementerian Dalam Negeri soal kemungkinan pembelajaran jarak jauh di daerah terdampak abu vulkanik Anak Krakatau — namun keputusan itu masih bergantung pada tingkat bahaya polusi udara.
PERNYATAANMuhammad Qodari, Kepala Bakom RI
“Kami dari Badan Komunikasi sedang menyiapkan press conference berikutnya terkait dengan pertanyaan yang barusan disampaikan. Yang ditujukan untuk Kementerian Pendidikan.”
MQ
Muhammad Qodari
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI
KOORDINASILembaga yang Dilibatkan
Kementerian Pendidikan
Kementerian Dalam Negeri
PVMBGBadan Geologi
BMKG
BNPB
PERNYATAANAcuan Kebijakan: Pengalaman Karhutla
“Apabila memang memenuhi atau sampai tingkat yang tidak berbahaya, maka diberikan ruang atau kesempatan kepada pemerintah daerah yang terdampak untuk melakukan pendidikan jarak jauh atau pembelajaran online.”
MQ
Muhammad Qodari
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI
PERNYATAANPemantauan Tingkat Tertinggi
“Bapak Presiden dan pemerintah memantau secara cermat perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau beserta setiap potensi dampaknya.”
MQ
Muhammad Qodari
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI
IMBAUANLangkah Perlindungan Warga
😷
Masker & Kacamata
Wajib dipakai saat beraktivitas di luar ruangan selama hujan abu vulkanik masih berlangsung.
🚪
Tutup Pintu & Jendela
Termasuk menutup rapat tempat penampungan air bersih agar tidak tercemar abu.
💧
Air Putih & Kebersihan
Cukupi minum air putih, cuci tangan dan wajah setelah beraktivitas di luar rumah.
Belum ada keputusan bahwa seluruh sekolah di wilayah terdampak akan beralih ke PJJ — pemerintah masih memantau kondisi dan berkoordinasi lintas kementerian sebelum menetapkan kebijakan lanjutan.
INILAHDATA.COM
Sumber: Konferensi Pers Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, disiarkan secara daring, Minggu (6/9/2026).