ID R6M9DLOF – Dikelola Yayasan Karya Muda, Kabupaten Kuningan
STATUS: DUGAAN, MENUNGGU UJI LABORATORIUM
Air sumur warga di sekitar dapur disebut keruh dan berbau. KAWALI DPD Kuningan mendesak pemeriksaan menyeluruh terhadap AMDAL, IPAL, dan aliran limbah – jangan sampai program gizi justru jadi sumber pencemaran.
ALURTiga Tahap Uji Sampel Air
Diduga Keruh & Berbau
Menunggu Kepastian Lab
Proses Verifikasi
KUTIPANKetua DPD KAWALI Kuningan
“AMDAL atau dokumen lingkungan SPPG harus segera diperiksa. Bagaimana pengelolaan limbahnya, bagaimana IPAL-nya, semuanya harus dibuktikan. Jangan hanya mengandalkan laporan di atas kertas.”
YA
Yanyan Anugraha
Ketua DPD KAWALI Kuningan
“Satgas MBG jangan hanya berkonsentrasi pada makanan. Kalau makanan diawasi tetapi limbahnya tidak diawasi, berarti pengawasannya tidak utuh.”
YA
Yanyan Anugraha
Ketua DPD KAWALI Kuningan
“Kalau terbukti mencemari lingkungan dan merugikan masyarakat, kami meminta dapur tersebut ditutup sampai persoalan lingkungannya benar-benar diselesaikan.”
YA
Yanyan Anugraha
Ketua DPD KAWALI Kuningan
PROFILIdentitas Dapur yang Disorot
LOKASI
Kelurahan Ciporang, Kuningan
Dapur SPPG beroperasi di tengah permukiman warga yang kini mengeluhkan kondisi air sumur.
PENGELOLA
Yayasan Karya Muda
Pengelola dapur dengan ID R6M9DLOF dalam sistem program Makan Bergizi Gratis.
TUNTUTANLima Desakan Utama KAWALI
1
Periksa AMDAL dan IPAL
Dokumen lingkungan dan instalasi pengolahan limbah SPPG harus dibuktikan langsung di lapangan, bukan sekadar laporan tertulis.
2
DLH Turun Langsung ke Lokasi
Saluran pembuangan, potensi rembesan, dan jalur aliran limbah harus diperiksa menyeluruh oleh Dinas Lingkungan Hidup.
3
Satgas MBG Awasi Limbah, Bukan Cuma Makanan
Pengawasan program MBG dinilai tidak utuh jika hanya berfokus pada distribusi dan gizi makanan.
4
Uji Sampel Air Secara Objektif
Sampel air sumur warga harus diambil dan diuji laboratorium agar tidak ada lagi ketidakpastian.
5
Buka Hasil Pemeriksaan ke Publik
Transparansi hasil uji diperlukan agar warga tahu kondisi sebenarnya, apa pun hasilnya.
KONSEKUENSIJika Pencemaran Terbukti
KAWALI Siap Laporkan ke Badan Gizi Nasional
Bila hasil uji membuktikan aktivitas SPPG mencemari lingkungan, KAWALI meminta dapur dihentikan sementara dan melaporkan temuan ke BGN pusat untuk tindak lanjut sesuai hukum yang berlaku.
Jangan sampai dapurnya bersih, makanannya bergizi, tetapi limbahnya justru menjadi beban bagi warga – karena program gizi seharusnya tidak berubah menjadi program pemindahan masalah.
INILAHDATA.COM
Sumber: Siaran pers KAWALI DPD Kuningan, 25 Agustus 2026.