Sabtu, 12 Sep 2026 - :
23 Agu 2026 - 22:59 | 105 Views | 2 Suka

Sidang Promosi Doktor, Nefa Claudia Meliala Soroti Aturan Keadilan Restoratif yang Tumpang Tindih

11 mnt baca
HUKUM & PERADILAN – KEADILAN RESTORATIF
Sidang Promosi Doktor FH Unpar
Update Minggu, 23 Agustus 2026
0/14
Peraturan yang Penuhi Prinsip Encounter & Reparatif Sekaligus
Disertasi doktor Nefa Claudia Meliala di FH Unpar menelusuri 14 peraturan keadilan restoratif di Indonesia – dan tak satu pun terbukti utuh memenuhi prinsip dasarnya.
PETA ISUIrisan Dua Prinsip yang Tak Pernah Penuh
! ENCOUNTER PERTEMUAN PIHAK REPARATIF PEMULIHAN KERUGIAN CINCIN PUTUS – UNION IDEAL YANG TAK TERCAPAI
Sebagian aturan condong ke encounter, sebagian ke reparatif – lencana merah menandai celah yang membuat tak satu pun aturan mewakili keadilan restoratif secara utuh.
Kelengkapan Definisi
Unsur encounter & reparatif dalam rumusan pasal
Kriteria Tingkat Pidana
Batas kasus ringan-berat berbeda antar lembaga
Mekanisme Implementasi
Kejelasan prosedur penyelesaian di lapangan
PETA ATURANTiga Beleid Sektoral, Tiga Definisi Berbeda
2020
Perja No. 15/2020
Penghentian penuntutan oleh kejaksaan berdasarkan keadilan restoratif
2021
Perpol No. 8/2021
Penyidik hentikan penyidikan bila pelaku-korban sudah berdamai
2024
Perma No. 1/2024
Pedoman hakim mengadili perkara pidana berbasis keadilan restoratif
HARAPAN VS PERSOALANKUHP & KUHAP Baru
Semestinya Terjawab
UU No. 1/2023 (KUHP) dan UU No. 20/2025 (KUHAP) diharapkan merapikan payung hukum keadilan restoratif secara nasional.
Persoalan yang Tersisa
Aturan transisi belum jelas; rehabilitasi mestinya diatur setingkat UU, bukan aturan internal lembaga di bawahnya.
SOROTANPernyataan Langsung Promovendus
Nefa Claudia Meliala – Doktor Ilmu Hukum FH Unpar
Tiga indikator ini saya gunakan untuk melihat apakah peraturan tersebut sesungguhnya berorientasi merealisasikan keadilan restoratif, atau sebatas menghentikan perkara,” jelasnya.
Nefa Claudia Meliala – Doktor Ilmu Hukum FH Unpar
Kalau kita melihatnya sebagai soft approach, itu akan mendapat tantangan keras terutama untuk kasus-kasus yang relatif serius atau berat,” katanya.
“Intervensi keadilan restoratif dalam kasus-kasus serius tidak bisa dipaksakan, tapi harus berangkat dari kesadaran masyarakat” – sebuah pengingat bahwa pemulihan sejati butuh lebih dari sekadar payung aturan yang rapi di atas kertas.
INILAHDATA.COM
Sumber: Sidang Promosi Doktor Ilmu Hukum FH Unpar, Sabtu 22 Agustus 2026

Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H — InilahData.com
PERINGATAN NASIONAL
1448 H
MEMPERINGATI
MAULID NABI
MUHAMMAD صلى الله عليه وسلم
RABIUL AWAL
12
RABIUL AWAL
1448 HIJRIAH
SELASA, 25 AGUSTUS 2026
Cinta kepada Rasul, Teladan Akhlak,
Rahmat bagi Semesta Alam.
Selamat Memperingati Maulid Nabi.
<div class=" quote"="">“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.”
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%