
Inilahdata.com, Jakarta – Dua wakil Indonesia, Persib Bandung dan Borneo FC, mendapat tantangan berat pada fase grup ASEAN Club Championship (ACC) atau Shopee Cup 2026/2027 setelah hasil undian yang digelar di Jakarta, Jumat (5/6/2026).

Kompetisi antarklub Asia Tenggara tersebut akan diikuti 16 tim dari berbagai negara di kawasan. Sebanyak 14 klub langsung lolos ke fase grup, sementara dua tiket tersisa akan diperebutkan melalui babak play-off yang melibatkan empat tim.
Sebanyak 14 kontestan dibagi ke dalam dua grup yang masing-masing berisi tujuh tim. Juara dan runner-up grup berhak melaju ke semifinal sebelum memperebutkan gelar juara melalui laga final dengan format kandang dan tandang.
Persib Bandung yang berstatus juara Indonesia Super League 2025/2026 harus menerima kenyataan tergabung di Grup B yang disebut sebagai “grup neraka”. Tim berjuluk Maung Bandung itu akan menghadapi sejumlah kekuatan utama Asia Tenggara seperti Johor Darul Ta’zim (Malaysia), Port FC (Thailand), Lion City Sailors (Singapura), Cong An Ha Noi (Vietnam), dan PKR Svay Rieng (Kamboja).

Satu slot tersisa di Grup B akan diisi oleh pemenang play-off antara Ezra FC dan Shan United, yang berpotensi semakin memperketat persaingan.
Di sisi lain, Borneo FC yang finis sebagai runner-up Indonesia Super League 2025/2026 tergabung di Grup A. Pesut Etam langsung ditantang juara bertahan asal Thailand, Buriram United, yang menjadi salah satu kandidat kuat peraih gelar musim ini.
Selain Buriram United, Borneo FC juga akan bersaing dengan Ratchaburi, Kuching City, Tampines Rovers, juara Piala Vietnam, serta pemenang play-off antara Kasuka FC dan Manila Digger.
Turnamen ASEAN Club Championship 2026/2027 dijadwalkan mulai bergulir pada Agustus 2026. Kehadiran Persib Bandung dan Borneo FC diharapkan mampu mengangkat prestasi klub Indonesia sekaligus memutus dominasi klub-klub Thailand, Malaysia, dan Singapura yang dalam beberapa musim terakhir lebih banyak berbicara di level Asia Tenggara.
Dengan komposisi grup yang penuh tantangan, kedua wakil Indonesia dituntut tampil konsisten sejak laga pertama jika ingin membuka jalan menuju semifinal dan bersaing memperebutkan trofi paling bergengsi di kawasan ASEAN. (sat)

