SIMPUL AMBER: INDIA (TUAN RUMAH) · SIMPUL TEAL: INDONESIA · BUSUR TERANG: JALUR LCT/LCBSA BILATERAL
Bank Indonesia mendorong penguatan transaksi mata uang lokal (LCT) dan konektivitas pembayaran lintas negara di antara anggota BRICS, disampaikan dalam pertemuan BRICS FMCBG ke-2 di Mumbai, India.
DELEGASI10 Negara Anggota BRICS
Indonesia
India (tuan rumah)
Brasil
Rusia
Tiongkok
Afrika Selatan
Mesir
UEA
Ethiopia
Iran
KUTIPANPernyataan Gubernur BI
“Indonesia melihat peluang strategi bagi BRICS untuk mengubah berbagai tantangan menjadi ketahanan bersama melalui penguatan kerja sama konkret. Termasuk transaksi mata uang lokal dan konektivitas pembayaran lintas negara, dengan tetap memperhatikan tahapan pembangunan dan prioritas nasional masing-masing negara.”
Destry Damayanti — Gubernur Bank Indonesia
BILATERALKerja Sama Indonesia–India
DIBAHAS DENGAN GUBERNUR RBI
3 Inisiatif Utama
Local Currency Transaction (LCT), Local Currency Bilateral Swap Arrangement (LCBSA), dan konektivitas pembayaran QR antarnegara.
AGENDA FORUM BRICS
6 Isu Strategis
Ketahanan & pertumbuhan, transformasi digital/AI, konektivitas pembayaran, mata uang lokal, ketahanan siber, keuangan berkelanjutan.
ARSITEKTUR GLOBALIsu Tata Kelola yang Disepakati
REFORMASI IMF
Suara Negara Berkembang
BRICS mendorong penguatan representasi negara berkembang dalam tata kelola IMF.
HASIL PERTEMUAN
Pernyataan Bersama
Merefleksikan komitmen kolektif menghadapi tantangan ekonomi global.
Dari sepuluh simpul BRICS, jalur Indonesia-India kini menyala paling terang — pertanda kerja sama mata uang lokal dan pembayaran lintas negara tak lagi sekadar wacana forum.