
Inilahdata.com – Menteri Keuangan Suahasil Nazara memastikan gaji aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri tetap dikirim langsung ke rekening masing-masing penerima. Penegasan ini menanggapi usulan Menteri Koperasi Ferry Juliantono, yang sebelumnya mengusulkan agar gaji ASN disalurkan lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Usai pelantikan pejabat eselon I di Jakarta, Jumat (23/10/2026), Suahasil menyebut pola paling ideal adalah pembayaran dari rekening kas umum negara langsung ke pegawai.
“Dalam praktik, kita melihat bahwa idealnya pembayaran gaji dilakukan langsung dari rekening kas umum negara ke rekening masing-masing pegawai negeri sipil (PNS), TNI, dan Polri. Mereka masing-masing memiliki rekening. Kita bahkan menginginkan bukan hanya PNS, TNI, dan Polri yang memiliki rekening, tetapi seluruh masyarakat Indonesia,” kata Suahasil.
Menurut dia, transfer langsung membuat pengelolaan perbendaharaan negara lebih efisien dan sekaligus memperluas inklusi keuangan.
Cara ini sudah lama dipakai untuk gaji PNS, TNI, dan Polri, dan juga berlaku untuk tunjangan profesi guru. Kemenkeu memastikan data penerima dan nomor rekening sudah diverifikasi supaya dana sampai ke orang yang tepat.
“Hal yang penting dalam sistem tersebut adalah, pertama, kita memiliki daftar nama seluruh PNS, TNI, dan Polri yang valid. Identitas orangnya jelas dan nomor rekeningnya juga jelas, termasuk di bank mana rekening tersebut berada,” ujarnya.
Pemerintah juga menyalurkan bantuan sosial langsung ke rekening penerima. Skema pembayaran pemerintah kepada individu ini dikenal sebagai government-to-person payment (G2P).
Suahasil menilai pendekatan itu sejalan dengan rencana program Satu Orang Satu Rekening. Lewat program tersebut, warga berusia di atas 17 tahun dari kelompok desil 1–4 direncanakan dibukakan rekening dengan saldo awal Rp50.000.
Soal bansos, ia menjelaskan datanya berasal dari PKH dan Kementerian Sosial yang mengetahui siapa penerimanya. Instansi itu menyerahkan data beserta nomor rekening, lalu pemerintah mentransfernya secara rutin.
“Kalau yang rekening gratis itu kan ada Rp50.000 saldo awal ya,” tutupnya. (**)
Halaman : 1 2