
Inilahdata.com – Lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menggelar simulasi dua nama calon presiden yang mempertemukan Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dalam simulasi itu, AHY memperoleh dukungan 41,6 persen, sedangkan Gibran 36 persen. Responden diberi pertanyaan tentang siapa yang akan mereka pilih sebagai presiden jika hanya dua nama tersebut yang maju. Direktur Eksekutif SMRC Deni Irvani menyampaikan hasilnya dalam keterangan tertulis, Kamis (22/10/2026).
“Dalam simulasi dua nama, AHY mendapat dukungan 41.6%, kemudian Gibran 36%,” kata Deni.
Sebanyak 22,4 persen responden menjawab tidak tahu atau tidak menjawab. Dari sisi kedikenalan, AHY memang berada di bawah Gibran.
Putra Presiden ke-6 RI itu dikenal 70 persen warga, sedangkan Gibran dikenal 97 persen dan Prabowo 99 persen. Namun, tingkat kesukaan publik menunjukkan gambaran lain.
Menurut Deni, di antara warga yang mengenalnya, 77 persen menyukai AHY dan hanya 14 persen tidak menyukainya. Untuk Gibran, 66 persen menyatakan suka dan 29 persen tidak suka.
Jarak dukungan melebar di kalangan pemilih yang mengenal kedua tokoh. Pada kelompok ini, dukungan untuk AHY naik menjadi 51,1 persen, sedangkan Gibran turun menjadi 28,7 persen. Sebanyak 20,3 persen belum menentukan pilihan.
“Pada kelompok pemilih yang tahu 2 tokoh, AHY (51.1%) unggul atas Gibran (28.7%),” ujar Deni.
Survei bertajuk “Efek Tahu Gibran dan AHY pada Elektabilitas Mereka” ini dilakukan pada 1 sampai 10 Oktober 2026. Populasinya adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih, yakni berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah saat survei berlangsung.
Populasi dibagi menjadi dua kelompok. Pada kelompok pemilik handphone, 1.013 orang dipilih secara acak dengan metode double sampling dan diwawancarai lewat telepon.
Pada kelompok yang tidak punya handphone, 200 orang dipilih secara acak dengan metode stratified multistage random sampling dan diwawancarai tatap muka.
Total responden 1.213 orang, dengan margin of error sekitar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, dengan asumsi simple random sampling. (**)
Halaman : 1 2