Rabu, 29 Jul 2026 - :
19 Jul 2026 - 19:07 | 84 Views | 0 Suka

Gambut Papua Selatan Kian Kering, 1.310 Terekam Semester Ini

16 mnt baca
399 HOTSPOT DI AREA BERIZIN / 245 DI FOOD ESTATE / 115 DI KONSESI PBPH / 39 DI KONSESI SAWIT / MAPPI 1.007 TITIK / APL BARU 486.989 HA /
Overlay Data Hotspot × Peta Konsesi & PSN · 1-9 Juli 2026
399HOTSPOT
Berada di Area Berizin atau Kawasan Proyek Pangan
Titik panas di Papua Selatan tidak menyebar acak — analisis spasial Walhi menunjukkan konsentrasinya justru berhimpitan dengan kawasan food estate dan konsesi yang tengah dikembangkan pemerintah.
Hotspot di Kawasan Food Estate
245titik
Periode 1-9 Juli 2026, data Walhi
Hotspot Semester I, Pantau Gambut
1.310titik
Januari-Juni 2026, seluruh PSN
Hutan Dilepas Jadi APL
486.989hektare
Untuk swasembada pangan-energi-air
Gambut Terbakar 2015-2024
~3juta hektare
Melonjak setiap tahun El Nino
Sebaran Hotspot per Kabupaten, Jan-Jun 2026
Mappi
1.007
Merauke
217
Asmat
75
Boven Digoel
11
“Tingginya jumlah titik panas menunjukkan bahwa bentang alam rawa gambut Papua Selatan menghadapi tekanan yang semakin besar di tengah percepatan pembangunan kawasan.”
Putra Saptian — Juru Kampanye Pantau Gambut
Anatomi Risiko — Ketika Rawa Gambut Dikeringkan
Penurunan Muka Air Tanah Akibat Kanalisasi & Pembukaan Lahan
Muka Air Turun Saat Kering ● Titik Rawan Bakar
“Sebaran api pun tidak hanya di kawasan yang telah dibuka, tapi juga berada di sekitar konsesi-konsesi aktif.”
Uli Arta Siagian — Koordinator Pengkampanye Walhi Nasional
Setelah Terbakar, Hutan Nyaris Tak Kembali
Gambut Bekas Terbakar di Area Konsesi (2015-2019) — Tak Kembali Jadi Hutan
Semak & Monokultur 99%
Jadi semak belukar / perkebunan (99%) Kembali jadi hutan (1%)

Di luar area konsesi, angkanya sedikit lebih baik namun tetap muram: hanya sekitar 3 persen gambut bekas terbakar yang kembali menjadi hutan alami.

Berhimpitan dengan Ruang Hidup Lima Suku Asli
Marind
Suku asli Merauke
Yei
Suku asli Merauke
Kanum
Suku asli Merauke
Muyu & Mandobo
Hak ulayat tumpang tindih PSN

Sebagian besar kawasan yang direncanakan menjadi pusat produksi pangan berada tepat di atas wilayah adat yang menjadi ruang hidup ratusan marga.

Aturan yang Diduga Terlanggar
Kewajiban Revegetasi
Pasal 14 Permen LHK No. P.16/2017
Area gambut bekas terbakar wajib direvegetasi dengan tanaman adaptif dan ramah gambut.
Larangan Perkebunan Ekstraktif
Pasal 21 PP 57/2016 jo. PP 71/2014
Melarang perkebunan ekstraktif di ekosistem gambut yang berfungsi lindung.
1
Titik api berkerumun di lahan yang justru dikapling jadi lumbung pangan. Overlay data Walhi menemukan 399 hotspot di kawasan food estate, konsesi hutan, dan sawit di Papua Selatan hanya dalam sembilan hari.
2
Gambut yang mengering jadi bom waktu. Pantau Gambut mencatat 1.310 hotspot sepanjang semester I 2026, terkonsentrasi di Kabupaten Mappi, di tengah ancaman El Nino kuat tahun ini.
3
Pemulihan nyaris mustahil, aturan pun dilanggar. Gambut yang terbakar di area konsesi hanya 1 persen yang kembali jadi hutan – melanggar aturan revegetasi dan larangan perkebunan ekstraktif di ekosistem gambut lindung.
Sumber
Walhi Nasional & Walhi Papua · Pantau Gambut · Katadata.co.id · NU Online · Kompas.id · Tribunnews · Ekuatorial.com
Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Juli 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%