
Amran tak sekali pun keluar dari dua besar dalam empat rilis lembaga independen.
Tatap muka pada 20 September sampai 5 Oktober 2026, 1.200 responden di 34 provinsi.
Kepuasan publik 86,2%, unggul dari Abdul Mu’ti dan Nasaruddin Umar.
Memakai Multi-Criteria Decision Analysis, bukan survei opini publik.
Hanya terpaut 0,1 poin dari Abdul Mu’ti yang meraih 8,1.
Dari 994 responden, di atas Agus Harimurti Yudhoyono yang mendapat 127.
Per kilogram, Januari sampai Agustus 2026. Harga bertahan di kisaran Rp6.700 hingga Rp7.600.
“Uang lebihan setelah dipotong biaya produksi.”
Pangan nasional dinyatakan aman, dengan 8 komoditas telah swasembada.
Kritik terhadap capaian ini, menurut laporan tersebut, perlu dihadapkan pada data, bukan asumsi.
Halaman : 1 2