Rabu, 28 Okt 2026 - :
14 Agu 2026 - 01:34 | 136 Views | 0 Suka

BPS: 9,29 Juta Rumah Tangga Indonesia Masih Belum Punya Rumah pada 2026

11 mnt baca
Statistik Perumahan · BPS
Jakarta · Kamis, 13 Agustus 2026
Susenas Maret 2026
12,39% / 24,03% Backlog 1 · Backlog 2
Belum punya rumah
Belum tinggal layak
BPS mencatat 9,29 juta rumah tangga belum punya rumah sendiri, dan 18,01 juta rumah tangga lainnya belum menempati hunian yang layak — meski keduanya membaik dibanding tahun lalu.
01Backlog Kepemilikan Rumah
Maret 202513,00%
Maret 202612,39%
Setara 9,29 juta rumah tangga↓ ~350 ribu RT
“Backlog 1 turun dari 13% pada Maret 2025 menjadi 12,39% pada Maret 2026. Penurunan ini tidak hanya dari segi persentase, namun juga dari segi jumlah.”
— Amalia Adininggar Widyasanti, Kepala BPS
02Backlog Rumah Layak Huni
Maret 202525,33%
Maret 202624,03%
Setara 18,01 juta rumah tangga↓ ~760 ribu RT
“Tingginya backlog 2 menunjukkan bahwa mewujudkan kepemilikan hunian layak yang merata menjadi salah satu prioritas pembangunan.”
— Amalia Adininggar Widyasanti, Kepala BPS
37 dari 38 Provinsi Membaik
Jawa Barat mencatat jumlah backlog 2 tertinggi, sementara Kalimantan Utara terendah — hanya sekitar 33 ribu rumah tangga. Keduanya sama-sama membukukan penurunan.
03Akses Rumah Layak & Terjangkau
70,3%naik dari 68,4%
Artinya, sekitar 70 dari setiap 100 rumah tangga di Indonesia pada 2026 telah memiliki akses terhadap rumah yang layak sekaligus terjangkau.
04BAB Sembarangan Tertinggi
1
Papua Pegunungan31,61%
2
Papua Tengah18,66%
3
Papua Selatan15,01%
4
Sulawesi Tengah7,76%
5
Sulawesi Barat5,30%
Provinsi lain yang juga masih bergulat dengan persoalan serupa: Maluku, Aceh, Sumatera Barat, Gorontalo, dan Nusa Tenggara Barat.
05Kesenjangan Listrik di Papua
22,42%
Papua
Pegunungan
45,22%
Papua
Tengah
75,22%
Papua
Selatan
Persentase rumah tangga dengan listrik PLN sebagai sumber penerangan utama — jauh di bawah rata-rata nasional.
9,34% Rumah Masih Beratap Asbes
Tertinggi di Kepulauan Bangka Belitung (56,70%), disusul DKI Jakarta (54,59%) — menyoroti sisi ketahanan bangunan yang masih rentan.
87,52%
Ketahanan Bangunan
94,91%
Luas Lantai/Kapita
93,71%
Air Minum Layak
Data ini menegaskan, persoalan perumahan Indonesia tak melulu soal kepemilikan rumah. Kualitas dan kelayakan hunian — sanitasi, listrik, hingga ketahanan bangunan — tetap jadi tantangan yang harus dituntaskan berbarengan dengan penurunan backlog.
Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS), rilis publikasi statistik perumahan 2026, Kamis (13/8/2026).

Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%