
Inilahdata.com – Nusron Wahid melepaskan posisinya di jajaran pengurus Partai Golkar. Meski begitu, namanya masih tercatat sebagai kader partai berlogo pohon beringin tersebut.
Sekretaris Jenderal Golkar, Sarmuji, membenarkan kabar itu. Ia menyebut Nusron sendiri yang datang menyampaikan pengunduran dirinya kepada Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia.
Menurut Sarmuji, peristiwa tersebut bukan hal baru.
“Ya. Sudah lama. Seingat saya lebih dari enam bulan lalu. Pak Nusron menemui langsung Ketua Umum,” kata Sarmuji dalam keterangannya, Sabtu malam (19/9/2026).
Pada kepengurusan DPP Partai Golkar periode 2024–2029, Nusron dipercaya menduduki kursi ketua bidang Keagamaan dan Kerohanian.
Sarmuji menegaskan bahwa yang ditinggalkan Nusron hanya struktur kepengurusan, bukan keanggotaan.
“Ya beliau tetap menjadi anggota Golkar,” ujarnya.
Ketika ditanya apa yang melatarbelakangi keputusan Nusron meninggalkan jajaran pengurus, Sarmuji mengaku tidak mengetahuinya secara pasti.
“Saya tidak tahu persis alasannya. Mungkin ingin fokus ke hal lain,” kata Sarmuji. (**)
Halaman : 1 2