Kamis, 29 Okt 2026 - :
29 Okt 2026 - 08:44 | 8 Views | 0 Suka

Cukai Jadi Sorotan Lagi, KPK Obrak-Abrik Kantor Bea Cukai dan Kantor Pusat Djarum

6 mnt baca

Inilahdata.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus serta kantor pusat PT Djarum di Kudus, Jawa Tengah, Rabu (28/10/2026).

Penggeledahan ini adalah bagian dari pengembangan penyidikan dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik mengamankan dokumen dan barang bukti elektronik (BBE).

“Penggeledahan saat ini masih berlangsung, beberapa yang diamankan di antaranya dokumen dan juga barang bukti elektronik, di mana perkara ini diduga berkaitan soal penerimaan negara dari bidang cukai,” ujarnya kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Menurut Budi, perkara pokok yang berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) itu punya dua klaster. Pertama, dugaan suap terkait kegiatan impor barang. Kedua, dugaan penerimaan lain atau gratifikasi yang diduga berasal dari proses kepabeanan maupun cukai.

Dari perkara tersebut KPK mengembangkan penyidikan, dan dalam perkara pengembangan ini penyidik mendalami dugaan penyimpangan yang berkaitan dengan penerimaan negara di sektor cukai.

“Yang pasti dugaan awal dari penyidikan perkara ini berkaitan dengan penerimaan negara berkaitan dengan cukai di PT Djarum,” kata Budi.

Penyidik, lanjutnya, masih mengumpulkan bukti untuk menyusun konstruksi perkara dan menentukan siapa yang bertanggung jawab. Karena penyidikan masih memakai sprindik umum, KPK belum menetapkan tersangka dalam perkara pengembangan ini.

Penyidik juga berpeluang memeriksa saksi dan pihak terkait untuk mengklarifikasi informasi awal dan temuan saat penggeledahan, tetapi Budi belum merinci siapa yang akan dipanggil.

“Ya, semuanya tentu nanti bertahap, berproses, penggeledahan, terus kemudian nanti ada kegiatan-kegiatan pemeriksaan kepada para pihak ataupun saksi-saksi,” ujarnya.

Dari pihak perusahaan, Corporate Communication Djarum Group Budi Darmawan mengaku tidak tahu perkara yang menjadi dasar penggeledahan kantor pusat PT Djarum.

“Kami tidak mengetahui perkara apa,” kata Budi kepada wartawan.

Meski begitu, ia menyatakan Djarum Group akan bersikap kooperatif dan menghormati proses hukum.

“Kami kooperatif. Menghormati dan mematuhi proses hukum,” ujarnya. (**)

Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%