Sabtu, 12 Sep 2026 - :
18 Agu 2026 - 12:23 | 69 Views | 0 Suka

BPS Waspadai El Nino, Harga Beras Berisiko Melonjak Lagi Seperti 2023

9 mnt baca

Inilahdata.com – Bayang-bayang kekeringan mulai membayangi harga pangan nasional. Badan Pusat Statistik (BPS) memperingatkan potensi kenaikan harga beras dalam beberapa bulan ke depan, menyusul prediksi kemunculan fenomena El Nino yang disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi BMKG, Indonesia diperkirakan menghadapi El Nino hingga awal kuartal mendatang.

Yang membuat situasinya lebih berat, kondisi ini berpotensi dibarengi fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) pada September–Desember 2026, kombinasi yang menurut Ateng patut diwaspadai karena curah hujan rendah bisa menekan produksi pangan dan ujungnya mendorong harga naik.

Ateng menunjuk pengalaman 2023 sebagai contoh nyata. Saat itu, curah hujan rendah akibat El Nino memicu lonjakan inflasi beras hingga 5,61% pada September 2023, angka yang menurutnya tergolong tinggi dan sempat memberi andil besar terhadap inflasi nasional.

“Karena kalau kita cermati, kita pernah mengalami inflasi yang cukup tinggi pada saat adanya El Nino. Ingat di tahun 2023 yang lalu pada saat adanya curah hujan yang rendah atau identik dengan El Nino, itu terutama terjadi pada bulan September dan di bulan September tersebut ini terjadi inflasi yang cukup tinggi untuk beras, yaitu 5,61%,” kata Ateng dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah yang disiarkan lewat kanal YouTube Kemendagri, Selasa (18/8/2026).

Efek El Nino saat itu ternyata tidak berhenti di September 2023 saja. Inflasi beras kembali menanjak ke 5,32% pada Februari 2024, rentetan yang, menurut paparan BPS soal perkembangan inflasi beras 2021–2026, menandai titik ketika tekanan harga yang sebelumnya relatif terkendali berubah drastis begitu pola cuaca dan produksi pertanian terganggu.

Curah hujan yang lebih kering saat itu memicu gagal panen dan penundaan masa panen di sejumlah wilayah, yang pada akhirnya menekan pasokan beras dan mendorong harga naik di tingkat konsumen.

Sinyal Kenaikan Sudah Mulai Terlihat

Memasuki 2026, tekanan harga beras memang belum sebesar puncak dampak El Nino sebelumnya, tapi sinyalnya sudah mulai muncul. BPS mencatat inflasi beras pada Juli 2026 sebesar 0,49%, dengan andil terhadap inflasi keseluruhan sebesar 0,02%.

Yang lebih mengkhawatirkan, cakupan wilayah yang mengalami kenaikan harga beras justru melebar. Hingga pekan kedua Agustus 2026, BPS mencatat 120 kabupaten/kota mengalami kenaikan harga beras, naik dari 106 kabupaten/kota pada pekan sebelumnya.

Di level daerah, kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) beras paling tinggi tercatat di Kabupaten Bone Bolango sebesar 13,01%, disusul Kabupaten Pohuwato 9,67%, Gorontalo Utara 6,47%, Kabupaten Bengkulu Selatan 5,45%, dan Kabupaten Nduga 4,88%.

Kenaikan juga terjadi di dua jenis beras utama. Ateng menyebut harga beras medium dan premium sama-sama naik tipis hingga pekan kedua Agustus 2026 dibanding posisi Juli, beras medium naik 0,23% menjadi Rp14.515 per kilogram, sementara beras premium naik 0,20% menjadi Rp16.363 per kilogram.

“Untuk beras medium maupun beras premium ini mengalami peningkatan harga walaupun kecil tipis meningkat harganya untuk beras medium sampai dengan minggu kedua di Agustus 2026 meningkat 0,23%, beras premium meningkat 0,20% posisi minggu kedua dibandingkan dengan di bulan Juli yang lalu,” tandasnya.

Dengan prediksi El Nino yang berlanjut hingga awal kuartal dan potensi IOD pada September–Desember 2026, BPS meminta agar perkembangan harga pangan terus dipantau ketat, terutama begitu curah hujan memasuki level relatif rendah sesuai perkiraan BMKG.

“Dengan demikian yang perlu kita waspadai, kita cermati di bulan-bulan depan pada saat terjadinya kondisi curah hujan yang relatif minimal seperti perkiraan tadi BMKG,” ujarnya. (**)

Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H — InilahData.com
PERINGATAN NASIONAL
1448 H
MEMPERINGATI
MAULID NABI
MUHAMMAD صلى الله عليه وسلم
RABIUL AWAL
12
RABIUL AWAL
1448 HIJRIAH
SELASA, 25 AGUSTUS 2026
Cinta kepada Rasul, Teladan Akhlak,
Rahmat bagi Semesta Alam.
Selamat Memperingati Maulid Nabi.
<div class=" quote"="">“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.”
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%