Linimasa Kondisi Korban Sepanjang Malam Hingga Ditemukan
KONDISI KORBAN MEMBURUK BERTAHAP SEPANJANG MALAM HINGGA PAGI HARI
Seorang mahasiswi berinisial S ditemukan meninggal dunia di kamar hotel kawasan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Polisi menetapkan rekannya sendiri, berinisial ID, sebagai tersangka usai korban diketahui berulang kali diberi obat sepanjang malam.
KRONOLOGIDari Ajakan Karaoke Hingga Ditemukan Tak Bernyawa
Sebelum berangkat
Tersangka ID menyiapkan ekstasi dan obat Riklona sebelum mengajak korban dan rekannya karaoke di kawasan PIK 2.
Di lokasi karaoke
Korban sempat menolak tawaran ekstasi, namun kemudian tetap diberi obat sebanyak tiga kali secara bertahap sepanjang acara.
Di kamar hotel
Kondisi korban menurun drastis — harus dipapah dan dibantu kursi roda hotel untuk sampai ke kamar.
Keesokan paginya
Tersangka dan para saksi meninggalkan korban sendirian di kamar karena harus bekerja, meski kondisinya masih lemas.
Sekitar pukul 13.30 WIB
Petugas hotel memeriksa kamar karena waktu check out terlewat, dan menemukan korban sudah tidak bernyawa.
BARANG BUKTIDiamankan dari Lokasi Kejadian
19 butir obat Riklona
Pakaian korban & tersangka
Bantal & sprei
Susu & minuman elektrolit
Rekaman CCTV
Percakapan WhatsApp saksi
KUTIPANKapolsek Cengkareng AKP Rahis Fathlillah
“Sesampainya di tempat karaoke, tersangka kemudian mengajak korban dan rekannya berinisial ML ke toilet.”
AKP Rahis Fathlillah — Kapolsek Cengkareng
“Berdasarkan hasil visum luar dan dalam atau otopsi terhadap korban, diketahui korban meninggal dunia akibat intoksikasi zat amfetamin dan metamfetamin.”
AKP Rahis Fathlillah — Kapolsek Cengkareng
STATUS HUKUMTersangka Telah Ditahan
PASAL YANG DIKENAKAN
Pasal 116 Ayat (2) UU No. 35/2009
Tentang Narkotika. Tersangka ID telah ditahan dan dari hasil pemeriksaan diketahui positif mengonsumsi sabu, amfetamin, dan benzodiazepin.
Dari ajakan karaoke yang tampak biasa, rangkaian pemberian obat yang berulang berujung pada kondisi korban yang terus memburuk — dan berakhir saat ia ditinggal sendirian tanpa penanganan medis.