Rabu, 28 Okt 2026 -
:
BERANDA
NEWS
Nasional
Internasional
Daerah
EKONOMI
UMKM
Keuangan
JURNALISME DATA
Infografik
Investigasi
Cek Data
OPINI & ANALISIS
Kolom
Podcast
Telaah Kebijakan
Wawancara
9 jam lalu
Lebih dari 50 Korporasi Diselidiki, Menlu Arrmanatha Ungkap Satgas Karhutla Bersama Singapura
20 jam lalu
Dukungan Trump Tak Banyak Mengubah Survei, Netanyahu Tebar Ancaman
20 jam lalu
Usai Dipanggil Prabowo, Yusril Bicara Wacana Perluasan Definisi Tindak Pidana Korupsi
21 jam lalu
Polda Metro Jaya Setop Penyelidikan Laporan Dugaan Penipuan yang Menyeret Timothy Ronald
21 jam lalu
Wow! Hanya Dua Akhir Pekan Perputaran Ekonomi Jakarta Capai Ratusan Miliar
21 jam lalu
700 Ribu Badan Usaha dan Yayasan Diblokir Kemenkum, Ini Penyebabnya
1 hari lalu
Kopassus Berduka, Perwira Muda Grup 6 Meninggal akibat Insiden di Gudang Senjata
1 hari lalu
Sejumlah Pejabat Kabinet Dipanggil Presiden ke Istana, Menlu Tiba Tanpa Beri Keterangan
1 hari lalu
Tujuh Pelanggaran Jadi Sasaran Operasi Patuh 2026, dari Tanpa Helm SNI hingga Melawan Arus
1 hari lalu
Dua Kali Tes Urine Negatif, Polisi Masih Selidiki Penyebab BYD Tabrak Ojol di Jaksel
9 jam lalu
Lebih dari 50 Korporasi Diselidiki, Menlu Arrmanatha Ungkap Satgas Karhutla Bersama Singapura
20 jam lalu
Dukungan Trump Tak Banyak Mengubah Survei, Netanyahu Tebar Ancaman
20 jam lalu
Usai Dipanggil Prabowo, Yusril Bicara Wacana Perluasan Definisi Tindak Pidana Korupsi
21 jam lalu
Polda Metro Jaya Setop Penyelidikan Laporan Dugaan Penipuan yang Menyeret Timothy Ronald
21 jam lalu
Wow! Hanya Dua Akhir Pekan Perputaran Ekonomi Jakarta Capai Ratusan Miliar
21 jam lalu
700 Ribu Badan Usaha dan Yayasan Diblokir Kemenkum, Ini Penyebabnya
1 hari lalu
Kopassus Berduka, Perwira Muda Grup 6 Meninggal akibat Insiden di Gudang Senjata
1 hari lalu
Sejumlah Pejabat Kabinet Dipanggil Presiden ke Istana, Menlu Tiba Tanpa Beri Keterangan
1 hari lalu
Tujuh Pelanggaran Jadi Sasaran Operasi Patuh 2026, dari Tanpa Helm SNI hingga Melawan Arus
1 hari lalu
Dua Kali Tes Urine Negatif, Polisi Masih Selidiki Penyebab BYD Tabrak Ojol di Jaksel
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi. Kredit Foto: Pasardana.id
10 Agu 2026 - 23:17 |
205
Views |
0
Suka
OJK Siapkan Lima Strategi Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Masyarakat
Beranda
-
EKONOMI
-
Keuangan
9 mnt baca
Desk Ekonomi & Keuangan
Jakarta · 10 Agustus 2026
Hasil SNLIK 2026
Strategi Perluasan Literasi & Inklusi Keuangan
OJK menyiapkan
lima strategi
memperkuat literasi dan inklusi keuangan setelah indeks nasional tercatat naik dalam SNLIK 2026.
69,57%
▲ 2,93 poin
Indeks Literasi Keuangan
2025: 66,64%
93,61%
▲ 0,87 poin
Indeks Inklusi Keuangan
2025: 92,74%
Lima Strategi OJK
1
Perluas Sasaran Prioritas
Fokus edukasi dan akses pada kelompok dengan literasi & inklusi di bawah rata-rata nasional.
2
Perkuat Literasi Sektoral
Mendorong pemerataan pemahaman produk di seluruh sektor jasa keuangan, terutama yang masih tertinggal.
3
Integrasi ke Pendidikan Formal
Menanamkan literasi keuangan sejak dini lewat kurikulum sekolah untuk kebiasaan jangka panjang.
4
Tingkatkan Kualitas Inklusi
Bukan sekadar akses — masyarakat perlu mampu memilih dan memahami risiko produk keuangan.
5
Edukasi Digital & Perlindungan Konsumen
Memperkuat infrastruktur edukasi digital sekaligus mengantisipasi risiko layanan keuangan digital.
OJK menempatkan segmen masyarakat dengan tingkat literasi dan inklusi yang lebih rendah dari capaian nasional sebagai sasaran prioritas.
Friderica Widyasari Dewi
— Ketua Dewan Komisioner OJK
Kanal Edukasi & Perlindungan Konsumen
LMS Edukasi Keuangan
SikapiUangmu
Satgas PASTI
IASC
APPK
Kanal-kanal ini menjadi tulang punggung strategi kelima OJK:
edukasi keuangan digital
sekaligus perlindungan konsumen dari risiko baru.
1
Indeks literasi keuangan naik jadi
69,57%
dan indeks inklusi keuangan naik jadi
93,61%
pada SNLIK 2026.
2
OJK menyiapkan
lima strategi
, dari perluasan sasaran prioritas hingga edukasi keuangan digital.
3
Kelompok dengan literasi dan inklusi
di bawah rata-rata nasional
menjadi fokus utama program ke depan.
Sumber
Sumber: Konferensi pers hasil SNLIK 2026 oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Jakarta, Senin (10/8/2026); Katadata.co.id.
Halaman :
1
2
Penulis
Berita
Redaksi
Pos
Tags
Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen
Friderica Widyasari Dewi
ndonesia Anti-Scam Centre
OJK
Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK)
Pos
Terkait
OJK Beri Keringanan Kredit bagi Debitur Terdampak Gempa di NTT
Surplus Dagang RI Kian Tergerus, Ekonom Desak Impor Dibatasi Selektif
BRI Salurkan KUR Rp 65,95 Triliun, Sektor Pertanian Jadi Prioritas Pembiayaan
Empat WNI Selamat dari Perompak Somalia, Begini Permintaan Pihak Keluarga
OTT Imigrasi Jakarta Barat Merembet ke Wamen Imipas, Silmy Karim Serahkan Diri
Cegah Pemerasan, Presiden Minta TNI-Polri Digaji Layak
Adagia — Kata Bijak
Latin
Memuat kutipan…
Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Lebih dari 50 Korporasi Diselidiki, Menlu Arrmanatha Ungkap Satgas Karhutla Bersama Singapura
Dukungan Trump Tak Banyak Mengubah Survei, Netanyahu Tebar Ancaman
Usai Dipanggil Prabowo, Yusril Bicara Wacana Perluasan Definisi Tindak Pidana Korupsi
Polda Metro Jaya Setop Penyelidikan Laporan Dugaan Penipuan yang Menyeret Timothy Ronald
Wow! Hanya Dua Akhir Pekan Perputaran Ekonomi Jakarta Capai Ratusan Miliar
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%