ULN PEMERINTAH US$217,33 M/ KREDITOR SWASTA US$162,38 M/ GLOBAL BONDS US$97,43 M/ RATING S&P BBB STABIL/ PINJAMAN LUNAK US$115 JT/
Dua Garis yang Saling Menyilang
Kreditor pasar & swasta — naik
Kreditor resmi & bilateral — turun
75% ULN dari kreditor swasta
Naik kelas, tapi makin terpapar pasar global
Pinjaman dari pemerintah asing dan lembaga internasional menyusut ke US$54,95 miliar, sementara kreditor swasta lewat obligasi global kini mendominasi struktur pembiayaan pemerintah.
Pinjaman Multilateral (Non-Concessional)US$38,28 M
Pinjaman Multilateral (Concessional)US$115 jt
Respons Yield SUN Usai Rating S&P
Tenor 1 Th
7,14%
−5,7 bps
Tenor 2 Th
7,20%
−5,8 bps
Tenor 5 Th
7,20%
−2,9 bps
Tenor 10 Th
7,24%
−1,8 bps
Jejak Pergeseran
Feb 2026
Pinjaman resmi US$56,79 M
Puncak sebelum tren penyusutan berlanjut.
Mei 2026
Pinjaman resmi US$54,95 M
Turun US$1,84 M dalam tiga bulan.
13 Jul 2026
S&P pertahankan BBB
Outlook stabil, IHSG melonjak 1,92%.
15 Jul 2026
BI rilis data ULN Mei
Konfirmasi pergeseran struktural kreditor.
Berjalan
Lelang SBSN diserbu
Penawaran naik 104% jadi Rp32,47 triliun.
Yang Perlu Terus Dijaga
Defisit transaksi berjalan → 2,1% PDB
Kebutuhan eksternal bruto → 98,9%
Sensitivitas suku bunga AS
Volatilitas nilai tukar rupiah
Diversifikasi tenor & mata uang
Analisis Ekonom
Indonesia sudah dianggap punya kapasitas ekonomi dan rekam jejak fiskal untuk mengakses pasar global.
Josua Pardede — Kepala Ekonom Bank Permata
Kuncinya bukan menghindari utang pasar, melainkan memastikan setiap tambahan utang memperkuat kapasitas produksi.
Josua Pardede — Kepala Ekonom Bank Permata
Sumber Data & Riset
Bank Indonesia · Statistik Utang Luar Negeri Indonesia (SULNI) · Kementerian Keuangan RI · S&P Global Ratings · Bank Permata · Bisnis.com · CNBC Indonesia · Liputan6 · Bareksa · Kemenko Perekonomian RI