Sabtu, 13 Jun 2026 - :
9 Jun 2026 - 08:35

I.League Umumkan Hasil Evaluasi Stadion untuk Club Licensing 2026/2027

4 mnt baca
  • I.League telah menyelesaikan penilaian infrastruktur stadion untuk Club Licensing Cycle 2026/2027 sebagai bagian dari persiapan kompetisi musim depan.
  • Sebanyak 18 klub Super League dan 20 klub Championship telah mengikuti proses evaluasi, dengan sejumlah stadion diajukan bersama dan beberapa masih dalam tahap renovasi.
  • Hasil penilaian ini belum menjadi keputusan final, karena stadion masih harus menjalani verifikasi lanjutan dan inspeksi operasional sebelum ditetapkan sebagai venue kompetisi musim 2026/2027

Inilahdata.com, Jakarta – I.League resmi mengumumkan hasil evaluasi dan penilaian infrastruktur stadion yang diajukan klub peserta Super League dan Championship dalam proses Club Licensing Cycle 2026/2027. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam sistem lisensi klub guna memastikan kesiapan stadion yang akan digunakan sebagai kandang pada kompetisi sepak bola profesional Indonesia musim depan.

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, mengatakan penilaian dilakukan terhadap stadion yang diajukan klub melalui AFC Club Licensing Administration System (AF CLAS) siklus 2025/2026. Evaluasi mencakup berbagai aspek infrastruktur untuk menjamin penyelenggaraan pertandingan yang aman, nyaman, profesional, serta sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Evaluasi stadion merupakan bagian dari proses club licensing yang bertujuan memastikan infrastruktur yang diajukan klub memenuhi standar yang telah ditetapkan. Hasil evaluasi ini menjadi salah satu dasar dalam perencanaan dan penyusunan operasional kompetisi musim 2026/2027,” ujar Ferry Paulus.

Penilaian Stadion Super League

Sebanyak 18 klub Super League telah mengajukan stadion kandang mereka. Beberapa stadion digunakan oleh lebih dari satu klub, sementara sejumlah venue diajukan dengan komitmen renovasi untuk memenuhi standar yang dipersyaratkan.

Stadion yang telah melalui penilaian infrastruktur Super League meliputi:

  • Arema FC – Stadion Kanjuruhan
  • Bali United FC – Stadion Kapten I Wayan Dipta
  • Bhayangkara Presisi Lampung FC – Stadion Sumpah Pemuda
  • Borneo FC Samarinda – Stadion Segiri
  • Dewa United Banten FC – Banten International Stadium dan Stadion Indomilk Arena
  • Madura United FC – Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan
  • Malut United FC – Stadion Kie Raha
  • Persebaya Surabaya – Stadion Gelora Bung Tomo
  • Persib Bandung – Stadion Gelora Bandung Lautan Api
  • Persija Jakarta – Stadion Utama Gelora Bung Karno dan Jakarta International Stadium
  • Persijap Jepara – Stadion Gelora Bumi Kartini
  • Persik Kediri – Stadion Brawijaya
  • Garudayaksa FC – Stadion Pakansari
  • Persita Tangerang – Stadion Indomilk Arena
  • PSS Sleman – Stadion Maguwoharjo
  • PSIM Yogyakarta – Stadion Sultan Agung
  • PSM Makassar – Stadion BJ Habibie
  • Adhyaksa FC – Banten International Stadium

Banten International Stadium diajukan oleh Dewa United Banten FC dan Adhyaksa FC, sedangkan Stadion Indomilk Arena digunakan oleh Dewa United dan Persita Tangerang. Klub promosi Garudayaksa FC, PSS Sleman, dan Adhyaksa FC juga telah mengajukan stadion kandang sebagai bagian dari persiapan menghadapi musim baru.

Sebanyak 20 Klub Championship Ikut Penilaian

Untuk kompetisi Championship, sebanyak 20 klub telah mengikuti proses penilaian infrastruktur stadion. Sejumlah klub yang terdegradasi dari Super League musim lalu, seperti Persis Solo, PSBS Biak, dan Semen Padang FC, turut mengajukan stadion mereka. Sementara itu, klub promosi seperti RANS Nusantara FC, Dejan FC, dan PSGC Ciamis juga telah menyampaikan venue kandang untuk musim 2026/2027.

Beberapa stadion yang masuk dalam proses penilaian Championship antara lain:

  • Persis Solo – Stadion Manahan
  • Semen Padang FC – Stadion H. Agus Salim Padang dan Stadion Gelora Bandung Lautan Api
  • Deltras FC – Stadion Gelora Delta Sidoarjo
  • FC Bekasi City – Stadion Patriot Candrabhaga
  • Kendal Tornado FC – Stadion Sriwedari
  • Persela Lamongan – Stadion Surajaya
  • Persiba Balikpapan – Stadion Batakan
  • Persikad – Stadion Pakansari
  • Persiku Kudus – Stadion GOR Wergu Wetan Kudus
  • Persipura Jayapura – Stadion Lukas Enembe
  • Persiraja Banda Aceh – Stadion H. Dimurthala
  • PS Barito Putera – Stadion Demang Lehman
  • PSIS Semarang – Stadion Jatidiri
  • PSMS Medan – Stadion Utama Sumatera Utara
  • PSPS Pekanbaru – Stadion Kaharuddin Nasution
  • Sumsel United – Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring dan Stadion Bumi Sriwijaya
  • RANS Nusantara FC – Stadion Kanjuruhan
  • Dejan FC – Stadion Gelora 10 November
  • PSGC Ciamis – Stadion Galuh Ciamis

Sejumlah stadion diajukan dengan komitmen renovasi, di antaranya Stadion H. Agus Salim Padang, Stadion Sriwedari, Stadion GOR Wergu Wetan Kudus, Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, dan Stadion Galuh Ciamis. Sementara itu, PSBS Biak menjadi satu-satunya klub Championship yang belum mengajukan stadion dalam proses penilaian kali ini.

Belum Menjadi Penetapan Final

Meski telah lolos tahap penilaian infrastruktur, I.League menegaskan bahwa hasil tersebut belum menjadi penetapan final stadion yang akan digunakan pada musim kompetisi 2026/2027. Seluruh venue masih harus melalui proses verifikasi lanjutan, inspeksi operasional, serta pemenuhan berbagai persyaratan tambahan sesuai regulasi kompetisi.

I.League berharap seluruh klub terus meningkatkan kualitas stadion secara berkelanjutan. Infrastruktur yang memenuhi standar dinilai menjadi fondasi penting dalam menghadirkan kompetisi yang profesional, aman, nyaman, serta mampu memberikan pengalaman terbaik bagi pemain, ofisial, media, mitra, dan suporter, sekaligus mendorong peningkatan kualitas sepak bola Indonesia secara menyeluruh. (sat)

Editor Inilahdata.com

Akurat berbasis data Update berita disini ⬇️
YouTube meluncurkan buku panduan Digital Wellbeing Guidebook sebagai bentuk tanggung jawab platform digital dalam mengedukasi orang tua, sekaligus mendukung implementasi Permenkomdigi Nomor 9 Tahun 2026 dan PP TUNAS terkait perlindungan anak. Meutya Hafid menegaskan masih banyak orang tua yang membutuhkan panduan dalam mendampingi anak menggunakan media sosial, gim daring, dan layanan digital lainnya agar tetap aman di dunia digital. 
Buku panduan ini disusun bersama Rumah Universitas Indonesia, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Kementerian Komunikasi dan Digital, serta para ahli. Tujuannya bukan membatasi akses teknologi, melainkan memastikan anak memanfaatkan teknologi secara aman, sehat, dan sesuai usia. www.inilahdata.com. #inilahdata #
 photo

GALERY FOTO

GALERY VIDEO

PARTNER

ADVERTISING

Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%