Minggu, 31 Mei 2026 - :
26 Mei 2026 - 18:31 | 40 Views | 0 Suka

Ekonomi Lesu? Pemerintah Siapkan Stimulus Jumbo Rp7,85 Triliun

2 mnt baca

Inilahdata.com – Pemerintah kembali menyiapkan paket stimulus ekonomi untuk semester II 2026 dengan total anggaran mencapai sekitar Rp7,85 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk berbagai program insentif, mulai dari diskon tiket transportasi, bantuan pajak bagi penulis, hingga perluasan program magang dan vokasi nasional.

Airlangga Hartarto mengatakan stimulus tersebut dirancang untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong aktivitas ekonomi selama periode libur sekolah hingga Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026-2027.

Transportasi Dapat Diskon

Pemerintah melanjutkan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk tiket pesawat domestik. Program ini disiapkan dengan anggaran sekitar Rp472,2 miliar dan diperkirakan menyasar 2,3 juta penumpang.

“Pada periode Natal dan Tahun Baru sebelumnya, realisasi insentif PPN DTP untuk tiket pesawat mencapai sekitar Rp772 miliar,” ujar Airlangga kepada wartawan di kantornya, Selasa (26/5/2026).

Selain transportasi udara, pemerintah juga memberikan potongan tarif untuk moda transportasi darat dan penyeberangan selama masa liburan sekolah dan Nataru.

Khusus periode libur sekolah, pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp190 miliar dengan target penerima manfaat mencapai 3,07 juta orang. Sementara untuk periode Nataru, anggaran yang disiapkan sebesar Rp161,4 miliar dengan sasaran sekitar 2,87 juta penerima.

Penulis Dapat Insentif Pajak

Dalam paket stimulus tersebut, pemerintah juga memberikan insentif perpajakan bagi penulis buku dan karya ilmiah.

Airlangga mengungkapkan pemerintah telah menyepakati pemberlakuan Pajak Penghasilan (PPh) final sebesar 1,5 persen untuk penulis.

“Kami sudah memutuskan pemberian insentif pajak bagi penulis dengan skema PPh final sebesar 1,5 persen,” kata Airlangga.

Kebijakan ini disebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong produktivitas penulis nasional sekaligus memperkuat ekosistem literasi dan pendidikan.

Program Magang dan Vokasi Diperluas

Selain insentif konsumsi, pemerintah juga memperbesar dukungan terhadap sektor ketenagakerjaan melalui program magang nasional dan pelatihan vokasi.

Program magang nasional batch keempat kembali dibuka dengan target 150 ribu peserta. Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp4,14 triliun untuk program tersebut.

Di sisi lain, program vokasi nasional disiapkan bagi 220 ribu lulusan SMK dan 50 ribu pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp2,12 triliun.

“Program vokasi nasional ini ditujukan untuk lulusan SMK dan pekerja yang terkena PHK agar memiliki keterampilan baru yang sesuai kebutuhan industri,” ujar Airlangga.

Pemerintah berharap seluruh paket stimulus tersebut mampu menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi nasional pada paruh kedua 2026, terutama di tengah tantangan ekonomi global yang masih berfluktuasi. (**)

KURS

Akurat berbasis data Update berita disini ⬇️

GALERY FOTO

GALERY VIDEO

PARTNER

ADVERTISING

Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%