Klaster ini menyumbang 36% titik panas Papua Selatan. Luas yang belum padam relatif besar dibanding jumlah titiknya, sehingga butuh penanganan lebih intensif.
Penyebab versi Bupati Merauke
Alam
Kemarau panjang akibat El Nino membuat lahan makin kering. Serasah daun dan ranting di savana pun mudah tersulut.
Aktivitas manusia
Pembukaan lahan pertanian dan area berburu dengan cara dibakar masih ditemukan. Sampah dibakar sembarangan dan puntung rokok di lahan kering juga berpotensi memicu api.
Bantuan diserahkan kepada Pemkab Merauke untuk Kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA). BNPB juga mendorong TNI, Polri, Manggala Agni, masyarakat, dan swasta memaksimalkan personel serta peralatan.
Peringatan BMKG: hari tanpa hujan
329titik kategori panjang
391titik kategori sangat panjang
1.707titik kategori ekstrem panjang
Pemantauan sepuluh harian hingga 20 Oktober 2026. Rekor terpanjang 171 hari tercatat di Pos Hujan BPP Pajangan, Bantul, DI Yogyakarta.
Kapan hujan datang
Dasarian 1 NovSebagian besar Papua Selatan masih berpotensi hujan rendah
Akhir NovemberWilayah utara mulai memasuki musim hujan
Pertengahan-akhir DesWilayah tengah dan selatan menyusul
Kutipan
“Hampir seluruh persoalan karhutla di Papua Selatan terjadi di Kabupaten Merauke.”
Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB
“Selain cuaca, beberapa faktor karhutla di Merauke memang ada indikasi disengaja karena pembukaan lahan.”
Yoseph Bladib Gebze, Bupati Merauke
Musim hujan 2026/2027 diperkirakan datang lebih lambat, sehingga Papua Selatan perlu bersiap menghadapi kekeringan yang masih panjang.
Inilahdata.com
Sumber: BNPB, BMKG, dan Pemkab Merauke, keterangan Kristomei Sianturi, Yoseph Bladib Gebze, dan Teuku Faisal Fathoni, dikutip Minggu (1/11/2026)