Rabu, 21 Okt 2026 - :
21 Okt 2026 - 05:29 | 15 Views | 0 Suka

Daya Beli Kelas Menengah-Bawah Melemah, Kadin Minta Pendapatannya Ditingkatkan

7 mnt baca
Porsi belanja masyarakat Desil 8–10: sekitar 53% 12345678910 Bawah · desil 1–3Menengah-bawah · desil 4–7Menengah-atas · desil 8–10
Kelas menengah-bawah kehilangan pendapatan dan tidak menerima bantuan pemerintahKelompok desil 8–10 menyumbang sekitar 53% dari seluruh belanja masyarakat
53%
Belanja masyarakat ditopang desil 8–10Berdasarkan bahan paparan Aviliani

Pertumbuhan 5 persen terlihat aman, tetapi kelas menengah-bawah menanggung tekanan.

Kelas menengah 2025 46,7 juta orang
Pertumbuhan sekitar 5%
Menengah-bawah desil 4–7
Tiga kelompok desil
Kelas bawahDesil 1–3
Menengah-bawahDesil 4–7
Menengah-atasDesil 8–10
Tekanan di kelas menengah
PendapatanMenurun

Kelompok ini disebut tidak mendapat bantuan dari pemerintah.

KonsumsiBerpotensi tertekan

Daya beli yang lemah bisa menghambat pertumbuhan ekonomi nasional.

Angka kunci
Porsi belanja desil 8–10sekitar 53%
Kelas menengah dari populasi, 202516,6%

Pertumbuhan ekonomi yang bertahan di kisaran 5 persen dinilai belum mencerminkan pemerataan manfaat kepada masyarakat.

Kutipan

“Jumlahnya 33 persen dan ini harus ditingkatkan pendapatannya.”

Aviliani, Wakil Ketua Umum Kadin

“Makanya kita enggak terasa tumbuh 5 persen oke-oke aja kok, tapi jangan lupa yang menikmati adalah yang biru (masyarakat kelas atas).”

Aviliani, Wakil Ketua Umum Kadin

Daya beli kelas menengah-bawah menjadi kunci konsumsi dan pertumbuhan.

Inilahdata.com
Sumber: Keterangan Wakil Ketua Umum Kadin Aviliani dalam forum diskusi di Jakarta Selatan, Selasa (20/10/2026)
Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%