Kamis, 08 Okt 2026 - :
2 Okt 2026 - 08:55 | 63 Views | 0 Suka

KAPP Raja Ampat Kecewa, Pengusaha OAP Terpinggirkan dari Proyek Daerah

10 mnt baca
Ekonomi daerah dan Otsus Papua
Kabupaten Raja Ampat
1 Oktober 2026

Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) Raja Ampat menyatakan kecewa karena pengusaha asli Papua hanya mendapat satu paket proyek senilai Rp200 juta. Ketua KAPP, Ita Mambrasar, menyebut hal itu tidak sebanding dengan perjuangan para pengusaha di lapangan.

Rp200 juta
Nilai satu paket proyek yang diterima pengusaha adat Papua
1 paket
Jatah untuk pengusaha asli Papua menurut KAPP Raja Ampat
Dalam waktu dekat
Rencana aksi protes KAPP kepada Pemda Raja Ampat
Alur kekecewaanDari dukungan di lapangan hingga rencana aksi
Turun ke lapangan
Bersama ormas, mendukung pemerintahan saat ini
Hanya satu paket
Senilai Rp200 juta dinilai tidak menghargai
Rencana aksi
Protes kepada Pemda Raja Ampat dalam waktu dekat
Pernyataan Ketua KAPPIta Mambrasar, dikutip dari wahananews.co
“Hasil dari perjuangan kami di lapangan tidak dihargai sama sekali. Kami hanya diberi 1 paket dengan nilai Rp200 juta. Ini penghinaan bagi pengusaha adat Papua.”
Ita MambrasarKetua KAPP Raja Ampat
Soal keberpihakanPenilaian KAPP terhadap Pemda, terutama bupati
“Pengusaha dari luar masuk dan kami pengusaha lokal Papua dibiarkan terlantar dan minta-minta di negeri kami sendiri. Dimana implementasi Otsus dan keberpihakan itu?”
Ita MambrasarKetua KAPP Raja Ampat
Dasar tuntutanAmanat Undang-Undang Otonomi Khusus
Aksi disebut sebagai panggilan moral agar pemda kembali pada amanat UU Otsus yang mengutamakan Orang Asli Papua dalam pembangunan ekonomi.
KAPP menilai pengusaha lokal tetap terpinggirkan, sementara pengusaha dari luar Papua dengan mudah memperoleh proyek besar.
Hingga berita ini diturunkan, Pemda Raja Ampat belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan KAPP.
Inilahdata.com
Sumber: wahananews.co
Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%