Rabu, 28 Okt 2026 - :
25 Okt 2026 - 15:33 | 41 Views | 0 Suka

Tuduhan Subsidi Kaca Indonesia Ambyar, India Setop Penyelidikan

6 mnt baca

Inilahdata.com – Pemerintah India resmi menutup penyelidikan antisubsidi atas impor kaca polos bening atau clear float glass (CFG) asal Indonesia.

Penutupan itu tertuang dalam laporan hasil akhir (final findings) yang diterbitkan Direktorat Jenderal Trade Remedies (DGTR), Kementerian Perdagangan dan Industri India, pada 28 September 2026.

Penyelidikan tersebut dimulai otoritas India pada 29 September 2025, hampir tepat setahun sebelumnya. Sejak awal, pemerintah Indonesia tidak diam.

Pemerintah menjawab isu subsidi yang disorot otoritas India dan menyerahkan data yang diminta selama proses berjalan, sesuai ketentuan yang berlaku.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyebut pembelaan itu dikerjakan bersama banyak pihak.

“Selama proses penyelidikan, Kemendag berkoordinasi dengan Kedutaan Besar RI New Delhi, Atase Perdagangan RI New Delhi, kuasa hukum, asosiasi, serta pelaku usaha,” ujarnya dalam siaran pers, dikutip Sabtu (24/10/2026).

Meski penyelidikan sudah ditutup, pemerintah belum mau lengah. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Tommy Andana, mengatakan pihaknya akan terus memantau dinamika perdagangan di negara-negara mitra.

Pemerintah juga akan mengawal kepentingan eksportir Indonesia bila suatu saat menghadapi potensi pengenaan bea masuk imbalan (countervailing duty), lewat pendampingan teknis dan koordinasi dengan pelaku usaha.

“Kami juga akan terus memantau perkembangan kebijakan trade remedies di negara mitra dagang, dan memastikan kepentingan eksportir Indonesia terwakili dalam setiap proses penyelidikan yang berpotensi memengaruhi akses pasar ekspor,” ujar Tommy. (**(

Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%