Rabu, 21 Okt 2026 - :
19 Okt 2026 - 03:28 | 94 Views | 0 Suka

NVIDIA Jajaki Investasi Pusat Data US$4,5 Miliar di Batam

8 mnt baca

Inilahdata.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan besarnya potensi investasi pusat data (data center) di Indonesia, yang kini disebut bisa mencapai US$20 miliar.

Kapasitas pusat data yang sudah beroperasi saat ini 600-700 megawatt, sedangkan proyek yang masuk pipeline mencapai 1,3 gigawatt dengan perkiraan nilai investasi US$15-20 miliar. Karena itu, penguatan infrastruktur dipandang harus menjadi fokus.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menyampaikan penekanan Airlangga tersebut dalam keterangan tertulis, Minggu (18/10/2026).

“Dari sisi infrastruktur, Menko Airlangga menekankan bahwa kunci pengembangan pusat data terletak pada ketersediaan lahan, listrik, dan air,” kata Haryo.

Di sisi investor, NVIDIA tengah menjajaki investasi pusat data senilai US$4,5 miliar, atau sekitar Rp 80,1 triliun, di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB/FTZ) Batam. Rencana itu masih berada di tahap pembicaraan.

Untuk mendukung ekosistem digital kawasan, Indonesia telah merampungkan perundingan ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA). Perjanjian ini ditargetkan ditandatangani bersamaan dengan KTT ASEAN pada November 2026 di Filipina.

“Ratifikasi ASEAN DEFA ditargetkan selesai dalam 180 hari setelah penandatanganan dimaksud. Kajian Boston Consulting Group memperkirakan pertumbuhan ekonomi digital di kawasan ASEAN melalui implementasi DEFA dapat meningkat dari USD 1 triliun menjadi USD 2 triliun pada 2030,” ujar Haryo.

Dari sisi perdagangan daring, nilai e-commerce Indonesia diproyeksikan tumbuh lebih dari 14 persen menjadi US$71 miliar, sehingga menjadi pasar e-commerce terbesar di Asia Tenggara.

Pemerintah juga menargetkan transaksi e-commerce lewat Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) naik 10 persen dari Rp 36,4 triliun pada 2025.

Selain itu, Indonesia menjalin kerja sama internasional di bidang kecerdasan buatan (AI) lewat World AI Collaboration Organization (WAICO). Kerja sama ini diperkirakan menarik investasi US$8-12 miliar pada periode 2026-2030.

Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%