Kementerian ESDM mencatat enam gunung api masih berstatus siaga, dengan Anak Krakatau mengalami dua kali erupsi pada Selasa pagi.
SOROTANGunung Anak Krakatau – Level III Siaga
VISIBILITASTertutup Kabut 0-IIICUACABerawan, Angin ke Utara-Barat Laut
Otoritas merekomendasikan masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki untuk tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif Anak Krakatau.
RINGKASANFakta Kunci Selasa Pagi
6
GUNUNG BERSTATUS SIAGA
2x
ERUPSI ANAK KRAKATAU
3 km
RADIUS LARANGAN
Level III
STATUS SIAGA
SEISMOGRAFGetaran Dua Erupsi Anak Krakatau
05.08 WIB – Erupsi Pertama
Amplitudo maksimum 47 mm — durasi 15 detik — visual tidak teramati
05.34 WIB – Erupsi Kedua
Amplitudo maksimum 44 mm — durasi 10 detik — visual tidak teramati
DAFTARGunung Api Lain yang Masih Siaga
Gunung MerapiLevel III
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, DIY & Jawa Tengah — kabut 0-III, asap kawah nihil
Gunung SemeruLevel III
Lumajang & Malang, Jawa Timur — kabut 0-III, cuaca mendung hingga hujan
Gunung SinabungLevel III
Karo, Sumatra Utara — asap putih 100-500 m dari puncak
Gunung Lewotobi Laki-lakiLevel III
Flores Timur, NTT — asap putih 50-100 m dari puncak
KONTEKSSkala Pemantauan
Kabut 0-III
Skala visibilitas puncak gunung yang digunakan PVMBG untuk mencatat tingkat tertutupnya kawah oleh kabut.
Level III
Status “Siaga” menandakan aktivitas vulkanik yang meningkat signifikan dari kondisi normal.
KUTIPANImbauan Resmi Magma Indonesia
“Rekomendasi, masyarakat, pengunjung, wisatawan, pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif.”
MI
Magma Indonesia
PVMBG, Kementerian ESDM – Selasa 8 September 2026
Dari Selat Sunda hingga Flores Timur, enam gunung api ini terus dipantau ketat — sinyal bahwa bumi Nusantara masih bergolak, dan kewaspadaan warga di sekitarnya tak boleh kendur.
INILAHDATA.COM
Sumber: Magma Indonesia – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kementerian ESDM, Selasa (8/9/2026) pukul 06.00 WIB.