Desakan agar Presiden Prabowo Subianto merombak Kabinet Merah Putih kembali menguat usai dua lembaga survei merilis temuannya, dengan nama Sandiaga Uno dan Mahfud MD disebut-sebut sebagai sosok yang dinilai layak mengisi kursi kabinet.
PERNYATAANDenny H. Suryo Prabowo, Sekjen Rumah Sandi Uno Indonesia
“Kita semua tahu pengalaman Sandi Uno di dunia usaha, dukungan kepada UMKM, ekonomi kreatif, dan penciptaan lapangan kerja. Sandiaga Uno cocok menjadi striker investasi di pemerintahan Pak Prabowo.”
DH
Denny H. Suryo Prabowo
Sekretaris Jenderal Rumah Sandi Uno Indonesia
EMPAT MODALAlasan Sandiaga Uno Dinilai Layak Dipertimbangkan
💼
Rekam Jejak Ekonomi
Pengalaman panjang di dunia usaha, UMKM, dan ekonomi kreatif.
🛡️
Integritas Teruji
Dinilai bersih di tengah sorotan kebocoran anggaran negara.
🤝
Relasi Politik Luas
Disebut tak punya musuh politik, termasuk dengan Presiden Prabowo.
🏛️
Pengalaman Menteri
Pernah menjabat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
RUNUT PERISTIWADari Rilis Survei hingga Respons RSI
SURVEI SMRC
Kepuasan Publik 51,1%
Saiful Mujani Research and Consulting merilis temuan tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah.
SURVEI POLTRACKING
51,9% Nilai Reshuffle Perlu
Poltracking Indonesia mencatat mayoritas responden menilai perombakan kabinet perlu dilakukan.
RESPONS RSI
Nama Sandiaga Uno Menguat
Rumah Sandi Uno Indonesia menilai Sandiaga layak dipertimbangkan mengisi pos ekonomi.
PERNYATAANDenny H. Suryo Prabowo, Sekjen Rumah Sandi Uno Indonesia
“Dalam politik, Sandi Uno adalah tokoh yang bisa dibilang tidak memiliki musuh politik. Bahkan setelah keluar dari Gerindra, hubungan beliau dengan Pak Prabowo maupun kader Gerindra lainnya masih sangat baik.”
DH
Denny H. Suryo Prabowo
Sekretaris Jenderal Rumah Sandi Uno Indonesia
“Kami tidak sedang meminta jabatan untuk Sandiaga. Kami hanya melihat bahwa dalam situasi pemerintah membutuhkan penguatan kabinet, pengalaman dan kapasitas Sandiaga merupakan salah satu opsi yang patut dipertimbangkan Presiden,” kata Denny.
INILAHDATA.COM
Sumber: Keterangan Sekretaris Jenderal Rumah Sandi Uno Indonesia (RSI), hasil survei SMRC dan Poltracking Indonesia.