Sabtu, 31 Okt 2026 - :
31 Okt 2026 - 08:52 | 10 Views | 0 Suka

Takut Digantikan AI, Padahal Untuk Dapat Kerja Saja Harus Kenal Orang Dalam

8 mnt baca

pemuda cemas digantikan AI

menilai cari kerja itu sulit

Robot belum datang, jalan menuju pekerjaan sudah lebih dulu tersumbat.

Responden 1.213 orang
Usia 17-45 tahun
Cakupan 36 provinsi
Yang menghalangi pemuda bekerja
Perlu koneksi atau orang dalam56%
Lapangan kerja terbatas48%
Persaingan makin ketat41,3%
Batasan usia39,2%
59%

Pemuda yang rentan secara finansial

Masuk kategori ini bila mengalami sedikitnya tiga dari empat kondisi: sering kehabisan uang, memakai tabungan untuk kebutuhan, punya pekerjaan tambahan, dan belanja impulsif.

Isi dompet akhir bulan
60,2%penghasilan tidak cukup
84,8%sering kehabisan uang jelang akhir bulan
79,6%kerap memakai tabungan
9,6%generasi sandwich
AI: cemas besok, belum jadi hambatan hari ini
Khawatir tergantikan AI di masa depan64,4%
Memakai AI minimal sekali seminggu57,5%
AI jadi hambatan cari kerja saat ini7,1%

“Mereka bukan enggak mau bekerja, tapi akses untuk mendapatkan pekerjaan itu sulit.”

Ashma Nur Afifah, Head of Research KedaiKOPI

“Kalau bisa diganti sistem, perusahaan akan menggantikannya dengan sistem.”

Ninasapti Triaswati, ekonom Universitas Indonesia
Metode. Survei daring pada 23-29 September 2026 lewat Computer-Assisted Self-Interviewing, dengan pembobotan iterative proportional fitting berdasarkan jenis kelamin, usia, pendidikan, agama, wilayah, dan provinsi.
Inilahdata.comSumber: Survei Lembaga Survei KedaiKOPI, diskusi “Menakar Arah Pemuda”, dan data Badan Pusat Statistik (BPS)
Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%