
Lembaga Adat Melayu Riau menyatakan dukungan kepada Bupati Siak Afni Zulkifli yang akan menyurati Kemenkeu soal proyeksi DBH Migas 2027 yang anjlok sekitar 70 persen.
“Siak ini salah satu daerah penghasil minyak. Sikap Bupati Siak hanya menuntut hak. Apa sudah tak boleh kita menuntut hak kita? Kami sangat mendukung langkah Bupati Siak untuk menyurati Kemenkeu.”
Kepada wartawan, Jumat (2/10/2026)“Kalau DBH dipangkas, memang sangat membebani pemerintah daerah dalam melakukan pembangunan. Takkan bisa buat apo-apo lagi.”
“Jika DBH dipangkas, yang rugi masyarakat.”Proyeksi total transfer pusat (skema DBH non-earmark), naik sekitar Rp3,45 miliar dari Rancangan KUA 2027.
DBH bukan pajak/SDA turun dari Rp139,15 miliar menjadi Rp40,98 miliar.
Bupati Afni juga menyoroti tunda bayar atau kurang salur DBH sejak 2023 hingga 2026 yang, menurutnya, masih menjadi kewajiban pemerintah pusat.
Halaman : 1 2