Rabu, 14 Okt 2026 - :
14 Okt 2026 - 17:17 | 11 Views | 0 Suka

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT di BNPB

9 mnt baca
OTT KPK dan anggaran bencanaRabu, 14 Oktober 2026
Patokan Rp1 triliun Rp1,427 T Rp491 M Rp1,129 T 2025 (awal)APBN 2026RAPBN 2027 (revisi)
Anggaran BNPB 2025 dipangkas Rp470,9 miliarPagu 2026 jatuh ke Rp491 miliar, terendah sejak 2011
14
orang diamankan KPKdalam OTT di lingkungan BNPB, Selasa malam (13/10/2026)

Di tengah OTT, sorotan tertuju pada pagu BNPB 2026 yang hanya Rp491 miliar, level terendah dalam 15 tahun.

Pagu 2026 Rp491 miliar
Porsi belanja negara 0,013%
Tambahan diajukan Rp936,57 miliar
Yang disampaikan KPK
WaktuSelasa malam13 Oktober 2026
Diamankan14 orangTermasuk sestama, PPK, dan unsur swasta
DugaanPengadaanBarang dan jasa, termasuk yang memakai dana siap pakai kebencanaan
Anggaran BNPB dalam angka
Postur APBN 2026Rp3.842,7 TTotal belanja negara yang disahkan DPR
Porsi BNPB0,013%Setara 0,002% dari PDB Rp22.139 triliun
2011-2024Hampir selalu Rp1 T+Pada tahun tertentu lebih dari Rp3 triliun
Tambahan 2026Rp936,57 MTerutama untuk fase pra-bencana
Dana tambahan diarahkan ke mitigasi, edukasi risiko bencana, peringatan dini, dan penguatan kapasitas pemda. Usulannya dibahas bersama Kemensetneg dan Kemenkeu, difasilitasi Kemenko PMK.
Pemangkasan dan usulan 2027
2025, anggaran semulaRp1,427 T
2025, setelah dipangkas Rp470,9 MRp956,67 M
RAPBN 2027, pagu awalRp1.003,1 M
RAPBN 2027, setelah revisiRp1,129 T

Panjang batang proporsional terhadap Rp1,427 triliun. Revisi 2027 menyusul penambahan program rehabilitasi bencana.

Dana cadangan penanggulangan bencana
Rata-rata realisasi 2014-2024 per tahunRp4,29 T
Alokasi, stagnan dalam lima tahunsekitar Rp5 T

Realisasi kerap melampaui alokasi karena jumlah bencana terus bertambah. Alokasi tahun depan diperkirakan tak jauh dari Rp5 triliun.

Dana ini ada di Kementerian Keuangan (BA BUN), dipakai saat tanggap darurat (on-call) atau lewat hibah rehabilitasi dan rekonstruksi, dan mencakup bencana nonalam seperti wabah penyakit.
Kutipan

“Di antaranya merupakan sekretaris utama atau sestama, kemudian PPK (pejabat pembuat komitmen) dan juga pihak-pihak lain termasuk dari unsur swasta.”

Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK

OTT masih berupa dugaan, sementara anggaran lembaga penanggulangan bencana kian tipis dibanding kebutuhan.

Inilahdata.com
Sumber: Keterangan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo (13-14/10/2026), postur APBN 2026, dan data anggaran BNPB serta dana cadangan bencana
Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%