Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena diamankan KPK dalam operasi tangkap tangan, Senin (21/9/2026). Perkaranya diduga terkait penerimaan uang pada proyek jalan Dinas PUPR Bolmut.
Catatan: pemeriksaan terhadap semua pihak yang diamankan masih berlangsung saat berita ini ditulis.
Siapa saja yang diamankan
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebut pihak yang diamankan mencakup bupati, kepala dinas, aparatur sipil negara lainnya, hingga pihak swasta.
Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK
14 orang
Diamankan KPK dalam operasi tangkap tangan ini.
5 orang
Termasuk Sirajudin, diamankan di Jakarta.
Dugaan perkara
Penerimaan uang pada proyek jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Bolmut.
Dari birokrat keuangan daerah menuju kursi bupati
Kepala BPKD Bolmut
Pj Bupati 2023–2024
Terpilih Pilkada 2024
Dilantik 20 Feb 2025
Lahir di Boroko, Bolmut, 8 Januari 1975. Menempuh S1 Akuntansi, S2 Ekonomi Pembangunan di UGM, dan S3 Administrasi Publik di Universitas Negeri Gorontalo, sebelum lama berkarier di pengelolaan keuangan daerah Bolmut.
Rp810 juta
Tanah dan bangunan
Empat bidang di Bolmut dan Kota Gorontalo, seluruhnya hasil sendiri.
Rp326 juta
Alat transportasi dan mesin
Termasuk mobil Suzuki Baleno tahun 2023 senilai Rp325 juta.
Bekal politik sebelum OTT
Terpilih bersama Wakil Bupati Mohammad Aditya Pontoh untuk periode 2025–2030, dilantik pada 20 Februari 2025.
Pilkada Bolaang Mongondow Utara 2024
Pemeriksaan terhadap Sirajudin dan 13 orang lainnya masih berjalan, sementara sorotan publik kini beralih ke kesenjangan antara harta yang tercatat dan dugaan penerimaan yang menyeretnya ke OTT.
INILAHDATA.COM
Sumber: Keterangan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dan LHKPN Sirajudin Lasena, Senin (21/9/2026).