Kamis, 08 Okt 2026 - :
6 Okt 2026 - 01:45 | 31 Views | 0 Suka

Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya, 95 Rumah dan Sejumlah Fasilitas Umum Rusak

9 mnt baca

Inilahdata.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 95 rumah warga rusak setelah gempa bermagnitudo 6,1 mengguncang Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT). Angka itu berasal dari pendataan hingga Senin (5/10/2026) pukul 00.15 WIB.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan merinci kerusakan tersebut dalam keterangannya, Senin (5/10/2026). Semua rumah yang rusak berada di Sumba Barat Daya.

“Total rumah rusak mencapai 95 unit, dengan rincian 1 unit rusak berat, 12 unit rusak sedang, dan 82 unit rusak ringan. Seluruh rumah rusak tersebut teridentifikasi di Kabupaten Sumba Barat Daya,” kata Berton.

Selain rumah warga, sejumlah fasilitas umum di wilayah itu ikut terdampak. Yang mengalami rusak ringan adalah lima tempat ibadah, tiga fasilitas pendidikan, enam fasilitas kesehatan, dan tiga rumah dinas. Satu fasilitas pendidikan lainnya rusak sedang. Di Kabupaten Sumba Barat, tiga rumah dinas dan dua bangunan koperasi juga dilaporkan rusak ringan.

Berton menyebut data dampak itu belum final karena masih terus diperbarui oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di kedua kabupaten.

“Data dampak tersebut masih terus dimutakhirkan oleh BPBD di kedua kabupaten,” ucapnya.

Menanggapi kondisi darurat tersebut, pemerintah daerah Sumba Barat Daya telah mengaktifkan pos komando untuk memantau situasi. BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat tetap waspada dan siap siaga.

Menurut Berton, warga diminta selalu berhati-hati karena waktu dan lokasi gempa bumi tidak dapat diprediksi. Warga di daerah yang diguncang juga diminta memeriksa kondisi rumah sebelum kembali masuk.

“Sementara dalam menghadapi bahaya gempa bumi, masyarakat agar selalu waspada karena waktu dan lokasi kejadian gempa bumi tidak dapat diprediksi. BNPB meminta warga di wilayah yang diguncang gempa untuk memeriksa kondisi rumah sebelum kembali memasukinya,” tutur Berton.

Gempa tersebut terjadi pada Minggu (4/10/2026) pukul 06.55 Wita. Berdasarkan pemantauan sementara BNPB, guncangan terasa kuat sekitar satu menit di Sumba Barat Daya, Sumba Barat, hingga Manggarai Barat.

Gempa itu juga menelan satu korban jiwa. Seorang lansia berusia 73 tahun di Kodi Utara meninggal dunia. Kapolsek Kodi Utara AKP Bernadus Bili Kandi, seperti dikutip dari Antara, menyebut korban meninggal karena syok saat gempa terjadi.

“Satu orang dilaporkan meninggal dunia di wilayah Kodi Utara. Korban adalah seorang lansia yang meninggal karena shock atau kaget saat gempa terjadi,” kata Bernadus, Minggu. (**)

Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%