Kamis, 24 Sep 2026 - :
23 Sep 2026 - 03:06 | 80 Views | 0 Suka

Batas Maksimum Kepemilikan Tanah Bakal Diatur, Ini Kata Nusron Wahid

8 mnt baca

Inilahdata.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menyatakan pemerintah akan mengatur lebih lanjut soal batas minimum dan maksimum penguasaan serta pemilikan tanah.

Aturan ini menjadi amanat dari Undang-Undang Pengaturan Reforma Agraria yang baru saja disetujui DPR RI dalam rapat paripurna.

“Kami juga berkomitmen untuk menyelesaikan peraturan perundang-undangan yang menjadi amanat atau delegasi dari Rancangan Undang-Undang Pengaturan Reforma Agraria,” kata Nusron dalam rapat paripurna DPR, Selasa (22/9/2026).

Selain soal batas kepemilikan tanah, pemerintah juga akan menyusun sejumlah aturan lain lewat peraturan pemerintah.

Cakupannya meliputi perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi reforma agraria; penentuan lokasi prioritas; pemindahan status barang milik negara, barang milik daerah, BUMN, dan BUMD; hingga penyelesaian konflik agraria.

Peraturan pemerintah ini juga akan mengatur tata cara pendaftaran, pengelolaan, penggunaan, pemanfaatan, dan pewarisan kepemilikan bersama atas hak milik, serta bagaimana masyarakat bisa berpartisipasi dalam proses reforma agraria.

Sementara itu, sejumlah ketentuan lain akan dituangkan lewat peraturan presiden. Di antaranya peta jalan reforma agraria, pembentukan tugas, fungsi, wewenang, dan struktur organisasi lembaga penyelenggara, serta pembentukan dewan pengawas.

Peraturan presiden itu juga akan mengatur objek reforma agraria berupa sumber agraria lainnya, sampai mekanisme peringatan tertulis, pencabutan, dan pemberian hak kepada pihak lain.

Nusron berharap seluruh landasan hukum ini bisa memperkuat kehadiran negara bagi kelompok yang selama ini rentan.

“Pemerintah berharap dengan landasan hukum yang semakin kuat, petani gurem, petani penggarap, buruh tani, nelayan tradisional, masyarakat adat, serta kelompok masyarakat rentan dan berpenghasilan rendah dapat semakin merasakan kehadiran negara melalui penyelenggaraan reforma agraria yang berkeadilan,” tuturnya. (**)

Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%