
Menteri Pertanian Republik Indonesia, Amran Sulaiman. Foto: Ist
1 Nov 2026 - 11:26 | 10 Views | 0 Suka
Amran Sebut Pengoplos Beras SPHP Mengkhianati 115 Juta Petani dan Menilai Hukuman Terberat Pantas
Narasumber Andi Amran Sulaiman, Kepala Bapanas
Volume 600 ton beras SPHP
Tiga poin utama
Kerugian negaraRp3,3 miliarDana subsidi gagal menjangkau masyarakat yang berhak menerimanya.
Modus dugaanDioplos lalu dijual premiumBeras SPHP dibongkar, diproses ulang, dikemas ulang, dan dilepas ke pasar sebagai beras premium.
Dasar hitunganPenugasan kedua BulogSurat pertengahan Oktober 2026: tambahan Rp694,3 miliar untuk 125,8 ribu ton beras.
Dari ton menjadi miliar
600ton berasdioplos
×
Rp5.510per kilogramnilai subsidi
≈
Rp3,3 Mmenguapdana bantuan
Bagan ini hanya memperlihatkan logika hitungan Bapanas dari angka yang disampaikan.
“Ini memang kejam. Bayangkan, (beras SPHP) ini kemasan khusus untuk rakyat Indonesia dan ini disubsidi pemerintah. Nah ini pengkhianatan.”
Andi Amran Sulaiman, Kepala Bapanas dan Menteri Pertanian
“Kalau ada hukuman terberat, patut kita hukum.”
Andi Amran Sulaiman, Kepala Bapanas dan Menteri Pertanian
Inilahdata.comSumber: Antara, keterangan Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman, Sabtu (31/10/2026)
Halaman : 1 2