Proyeksi Bloomberg EconomicsSelasa, 20 Oktober 2026
Skema ilustrasi. Jarum bergerak antar skenario yang dibuat Bloomberg Economics.
Perang AS-Iran jadi risiko utama yang membuat inflasi global kembali menanjak.
Bloomberg Economics
Harga minyak
Bank sentral
Kuartal IV-2026
Tiga skenario inflasi global
Skenario jinak
Perang mereda
Minyak US$70
Inflasi 2026
Inflasi 2027
Skenario dasar
Konflik berlanjut ringan
Minyak US$100
Inflasi kuartal IV-2026
Inflasi kuartal IV-2027
Skenario terburuk
Konflik meluas
Minyak US$130
Inflasi kuartal IV-2026
Inflasi kuartal IV-2027
Dari harga minyak ke harga barang
Harga minyak naik›Bahan bakar›Transportasi›Logistik›Biaya produksi›Harga barang dan jasa
Biaya input produksi, termasuk cip komputer, ikut terdongkrak. Bila tekanan bertahan lama, dampaknya menyebar ke lebih banyak sektor dan inflasi sulit dikendalikan.
Risiko ekspektasi inflasi
Jika pola ini meluas, tekanan harga yang awalnya dipicu pasokan energi bisa bertahan lebih lama dan memperumit keputusan kebijakan moneter.
Bunga acuan tinggi lebih lama, menahan inflasi dan ekspektasiBeban belanja pemerintah, usaha, dan rumah tangga naik
Menaikkan bunga tidak bisa memulihkan pasokan minyak atau mengakhiri konflik. Pengetatan yang terlalu agresif juga berisiko menekan konsumsi, investasi, dan pertumbuhan ekonomi.
Arah kebijakan bank sentral
Amerika Serikat
The Fed
peluang kenaikan FFR menurut FedWatch
Sebelumnya turun ke 16% dari 20% sehari sebelumnya. Fed diperkirakan menaikkan bunga setidaknya sekali lagi tahun ini.
Berpeluang naik
Indonesia
Bank Indonesia
bunga acuan
Median konsensus Bloomberg memperkirakan BI menahan bunga saat mengumumkan kebijakan pada 21/10/2026.
Diperkirakan sama dengan bulan sebelumnya. Pengumuman dijadwalkan 22/10/2026.
Diperkirakan tetap
India
Reserve Bank of India
naik dari 5,25%
RBI telah mengerek bunga acuannya pada Oktober ini.
Sudah naik
Penilaian ekonom Bloomberg Economics
Scott Johnson menilai penurunan inflasi tahun depan lebih mencerminkan efek dasar. Prospeknya sangat bergantung pada konflik di Timur Tengah, dan perdamaian yang bertahan lama masih sulit dipastikan.
Parafrase pernyataan Scott Johnson, ekonom Bloomberg Economics
Arah inflasi global kini tak hanya ditentukan bank sentral, tetapi juga geopolitik dan pasokan komoditas.
Inilahdata.com
Sumber: Proyeksi Bloomberg Economics, penilaian ekonom Scott Johnson, konsensus Bloomberg, dan data FedWatch, dikutip Selasa (20/10/2026)