Jumat, 09 Okt 2026 - :
8 Okt 2026 - 21:53 | 31 Views | 0 Suka

Rupiah Semakin Loyo, Negara Berkembang Lain Meringis

9 mnt baca
Ekonomi dan Pasar
Bank Dunia, laporan Oktober 2026
East Asia and Pacific Economic Update

Bank Dunia mencatat rupiah, peso Filipina, dan baht Thailand sama-sama melemah sedikitnya 5% sejak Februari 2026, lebih dalam daripada rata-rata 2% pada 18 mata uang negara berkembang lain.

5% lebih
Depresiasi rupiah, peso, dan baht sejak Februari 2026
2%
Rata-rata depresiasi 18 mata uang negara berkembang
6,75%
Pelemahan rupiah secara year-to-date menurut Bloomberg
Kata Bank DuniaSoal energi dan kawasan Asia Timur-Pasifik
“Kenaikan harga minyak setelah konflik di Timur Tengah telah meningkatkan tekanan terhadap perekonomian negara-negara di kawasan.”
Bank DuniaEast Asia and Pacific Economic Update, Oktober 2026
18 pembandingSiapa saja yang jadi tolok ukur rata-rata 2%
Negara berkembang (EMDE)
Memakai nilai tukar mengambang
Tercantum di indeks saham pasar berkembang MSCI
Jumlahnya 18 negara
Impor minyakVolume turun, tagihan justru naik tajam
Volume impor minyak
Menurun di seluruh kawasan
Nilai tagihan impor
Naik tajam sejak awal konflik
Kurs terkiniRupiah terhadap dolar AS di pasar
Pukul 16.42, rupiah tercatat di
Rp17.898per US$
Turun 6,75% year-to-date Data Bloomberg
Tekanan datang dari tagihan energi yang membengkak, dan rupiah kini berada di Rp17.898 per dolar AS, satu dari tiga mata uang kawasan yang masuk catatan khusus Bank Dunia.
Inilahdata.com
Sumber: Bank Dunia dan Bloomberg
Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%