Rabu, 21 Okt 2026 - :
18 Okt 2026 - 18:33 | 74 Views | 0 Suka

Polisi Musnahkan Honai Diduga Tempat Persinggahan KKB di Intan Jaya

8 mnt baca

Inilahdata.com – Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 Sektor Intan Jaya menyita 559 selongsong peluru kaliber 5,56 mm dari sebuah honai yang diduga menjadi tempat persembunyian kelompok sipil bersenjata Kodap VIII Soanggama.

Bangunan itu berada di kawasan hutan di sekitar perbatasan Kampung Kulindigi dan Kampung Bulage, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Yusuf Sutejo, menggambarkan kondisi lokasi tersebut dalam keterangan tertulis, Minggu (18/10/2026).

“Pepohonan, tumbuhan, dan tanah di sekitar lokasi membuat bangunan tersebut tersamarkan sehingga tampak menyerupai bunker,” kata Yusuf.

Menurut Yusuf, personel yang memeriksa lokasi menemukan sejumlah barang yang diduga ditinggalkan kelompok itu.

Selain 559 selongsong peluru, ada dua set senapan dalam kondisi terurai, satu popor, satu laras, beberapa komponen senapan, dan tiga pompa tangan senapan.

Polisi juga menyita satu pisau karambit berbentuk bulan sabit, satu bendera Bintang Kejora, serta sejumlah dokumen identitas dan dokumen pribadi.

Di antara dokumen itu terdapat satu laporan TPNPB Kodap XIX Kemabu Intan Jaya yang ditujukan kepada Batalyon Uwia, satu buku catatan berstempel TPNPB Batalyon Bula Kompi Senapan A Tanah Merah Kodap VIII Intan Jaya, serta satu buku catatan berisi informasi transaksi jual beli amunisi.

Barang lain meliputi sejumlah perangkat elektronik, satu noken, dan satu jaket hitam-merah.

Seusai pemeriksaan dan pendataan, personel memusnahkan honai tersebut karena diduga dipakai sebagai tempat singgah atau bersembunyi.

Langkah itu, kata Yusuf, bertujuan agar lokasi tidak kembali dimanfaatkan untuk tujuan serupa.

“Seluruh tindakan di lapangan dilaksanakan dengan mempertimbangkan situasi keamanan dan sesuai prosedur yang berlaku,” tutur Yusuf.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Faizal Ramadhani, menambahkan bahwa setiap barang dan dokumen harus diperiksa teliti sebelum keterkaitannya dengan dugaan tindak pidana disimpulkan.

“Kami mengedepankan proses penegakan hukum yang profesional, sesuai prosedur, dan berdasarkan bukti yang terverifikasi,” ujar Faizal.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Adarma Sinaga, mengajak masyarakat ikut menjaga keamanan dengan melaporkan informasi kepada polisi bila mengetahui aktivitas kelompok sipil bersenjata.

Ia menegaskan setiap informasi akan ditindaklanjuti sesuai prosedur dan identitas pelapor akan dirahasiakan.

“Dukungan masyarakat sangat penting untuk membantu menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” kata Adarma.

Adarma menyebut Satgas terus menelusuri berbagai sektor, terutama wilayah yang dinilai rawan dan diduga menjadi lokasi persembunyian.

Menurutnya, menjaga keamanan adalah tanggung jawab bersama antara aparat dan seluruh elemen masyarakat, dengan harapan situasi di Intan Jaya tetap aman dan kondusif. (**)

Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%